Perbasi Ingin Indonesia Masuk 8 Besar Di Asia

Basket

Flygoal.com – PP Perbasi sukses menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Sabtu (27/03). Rapat yang khusus merumuskan program kerja selama 2021 ini digelar secara virtual. Hadir dalam rapat tersebut perwakilan Pengprov Perbasi seluruh Indonesia dan Sesmenpora Gatot Dewa Broto mewakili Menpora Zainudin Amail.

“Rakernas berjalan dinamis. Banyak program yang kita siapkan pada 2021 ini namun secara garis besar, kami fokus pada hajatan 2021 dan 2023. Tahun ini, kita dipercaya menggelar FIFA Asian Cup dan FIBA World Cup pada 2023,” ungkap Sekjend PP Perbasi Nirmala Dewi.

Di dua ajang itu, lanjut Nirmala, PP Perbasi ingin mengejar sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi juga sukses administrasi. Untuk penyelenggaraan, Perbasi sudah melakukan koordinasi dengan semua stakeholder bola basker. Selain dengan beberapa kementrian, koordinasi juga dilakukan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait pembangunan venue FIBA World Cup 2023 yang direncanakan dibangun di Kompleks GBK Senayan, Jakarta Pusat.

Kemudian mengenai prestasi, saat ini PP perbasi sedang menyiapkan timnas khusus untuk terjun di Piala Dunia FIBA 2023. Saat ini tim tersebut diasah di IBL Pertamax 2021 di bawah asuhan Coach Youbel Sondakh. Dengan suntikan beberapa pemain naturalisasi, diharapkan bisa berbicara banyak di level Asia dan dunia.

Di klasemen FIBA, Timnas Basket Indonesia menempati posisi 88 dengan poin 1034. Sementara untuk zona Asia, Skuad Merah Putih berada di peringkat 16. Kemudian untuk peringkat satu dinia masih ditempati Amerika Serikat/ Adapun di level Asia, Australia masih mendominasi.

“Kami bertekad mendorong peringkat Timnas Bola Basket Indonesia menembus 8 besar Asia. Kami yakin bisa dengan dukungan semua pihak dan solidnya kepengurusan PP Perbasi,” tukas Sekjen wanita pertama di PP perbasi ini.

Sesmenpora Gatot Dewa Broto berharap pengurus PP perbasi mampu menjaga soliditas. Mereka juga diharapkan bisa fokus dalam penyelenggaraan FIBA Asia Cup 2021 dan FIBa World Cup 2023. Kemudian, menatap FIBA Asia Cup dan SEA Games, Perbasi harus memastikan regulasi di negara tempat penyelenggaraan. Sekalipun untuk Piala Asia digelar di negara sendiri.

“Jangan sampai nanti dikemudian hari ada kejadia yang tidak mengenakkan. Terakhir, kami berharap Perbasi memperlakukan orang asing yang ada di lingkungannya dengan baik dan tepat tapi tidak berlebihan. Mengingat, banyak orang asing di Perbasi, salah satunya pelatih Timnas,” terang Gatot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *