Timnas Basket Putri Indonesia Sibuk Persiapkan Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2021

Basket

Flygoal.com – Tim nasional basket 3×3 putri Indonesia tengah sibuk mempersiapkan syarat keberatan mereka untuk mengikuti kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo yang akan digelar di Graz, Austria, 26-30 Mei mendatang.

Manajer Timnas Basket Putri 3×3 Indonesia Christopher Tanuwidjaja mengatakan para pemain dijadwalkan bertolak ke Austria pada 24 Mei dan saat ini masih perlu melengkapi berbagai prosedur keberangkatan yang ditetapkan FIBA, seperti hasil tes PCR dan sertifikasi vaksinasi.

“Kini kami sudah mulai fokus pada keberangkatan. Kami akan lakukan tes PCR pertama sebelum keberangkatan.. Namun hanya untuk tiga orang belum divaksin seperti Gabriel Sophia, Lea Kahol, dan Dyah Lestari akan dilakukan sore ini untuk kemudian disubmit ke FIBA besok,” ungkap Christopher dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Sementara itu, bagi para pemain yang sudah divaksin, mereka perlu melengkapi keterangan vaksinasi yang dilengkapi dengan hasil tes PCR serta tes antibody.

“Semua sudah kita test hasil antibodinya per hari Sabtu (15/05) kemarin dan hasilnya bagus semua. Rencana berikutnya adalah tes PCR kedua sebelum keberatakan dilakukan pada 22 Mei 2021. Tes kali ini untuk seluruh peserta baik yang sudah vaksin dan yang belum vaksin. Hasilnya akan diserahkan ke FIBA pada 23 Mei nanti,” tuturnya.

Timnas basket 3x putri sudah menggelar atihan sejak 4 April lalu. Demi memaksimalkan persiapan, manajer tidak memberikan mereka jatah libur meski Lebaran karena jadwal pertandingan yang tinggal sebentar lagi.

Timnas basket 3×3 putri Indonesia untuk pertama kalinya mengikuti kualifkasi Olimpiade. Namun pada keikutsertaan kali ini, Christopher mengatakan tidak ada target yang ambisius apalagi lawan yang dihadapi cukup berat, yakni Amerika Serikat, Uruguay, Jerman, dan Prancis.

Susunan pemain yang akan membela timnas di kualifikasi Olimpiade, yaitu Ayu Made Sriartha, Dyah Lestrari, Nathania Claresta Oriville, Lea Elvensia Wolobubo Kahol, Henny Sutjiono, dan Garbiel Sophia.

“Di kualifikasi Olimpiade ini kami tidak ada target muluk-muluk, kami hanya mencari pengalaman untuk para pemain. Lawan yang kami hadapi di atas kami semua, jadi di sini tim akan dibawa lebih enjoy saat bertemu lawan-lawan yang bagus di level dunia,” kata Christopher.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *