Olimpiade Tokyo 2020 : Marcus/Kevin Menilai Persaingan Grup Berat

Marcus-Kevin

Flygoal.com – Marcus Fernaldi Gideon menilai semua lawan di fase Grup A Olimpiade Tokyo 2020 berat. Ia punya alasan mengatakan hal tersebut.

Penyelenggaraan Olimpiade akan dimulai pada 23 Juli 2021. Khusus cabang bulutangkis akan dimulai sehari setelahnya sampai 2 Agustus di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo. Siapa-siapa yang akan menjadi lawan pebulutangkis Indonesia di multievent terbesar empat tahunan itu juga sudah diketahui.

Bersama Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus masuk dalam grup A. Mereka tergabung dengan Lee Yang/Wang Chi-Lin (China-Taipei), Ben Lane/Sean Vendy (Inggris Raya), dan Chirag Shetty/Satwisksairaj Rankireddy (India).

Merespons hasil undian tersebut, Marcus memprediksi bakal berjalan ketat. “Namanya Olimpiade, kita sudah tidak bisa pilih-pilih lawan. Semua merata kekuatannya, bakal ramailah,” kata Marcus dalam keterangan tertulisnya.

Ganda nomor 1 dunia itu sejatinya tidak harus khawatir bila menilik rekor pertemuan dengan calon lawan-lawannya itu. Minions, julukan fans badminton untuk Marcus/Kevin, punya catatan tidak pernah kalah dari ketiga pasangan tersebut.

Kevin/Marcus unggul 3-0 ata sLee Yang/Wang Chi-Lin, 8-0 atas Shetty/Rankireddy dan 0-0 atas Lean/Vendy. Akan tetapi, head to head itu juga tidak bisa sepenuhnya menjadi acuan. Apalagi melihat peningkatan-peningkatan yang catatkan lawan-lawannya dalam beberapa bulan terakhir.

Khususnya, Lee Yang/Wang Chi-Lin saat memborong tiga gelar di Asian Leg Super 100 sepanjang Januari lalu. Sedangkan Shetty/Rankireddy tampil sebagai semifinal di Thailand Open dan Swiss Open 2021. Hasil itu menjadi bukti bahwa mereka mampu menunjukkan skill terbaik permainan mereka setelah sejumlah 10 pasangan teratas (kecuali Kevin/Marcus).

Sementara itu, Marcus dan Kevin sudah hampir setahun tanpa mengikuti pertandingan. Terakhir kali All England 2021, itu pun mereka dipaksa kalah lebih dini karena pandemi Covid-19. “Semua lawan berat apalagi semua buat kekuatan masing-masing. Kami tidak mau fokus ke satu lawan saja, harus semua diwaspadai,” ujarnya.

“Yang penting kami mau menyiapkan diri kami. Kami harus lebih siap, lebih fokus dan bisa mengeluarkan semua kemampuan. Main maksimal dulu.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *