Perjalanan Panjang Kento Momoto Menuju Olimpiade Tokyo 2020

Kento Momota

Flygoal.com – Kento Momota rileks menghadapi Olimpiade pertamanya. Meski sempat diadang jalan terjal dalam persiapannya, tapi Momota percaya diri hadapi pesta olahraga terakbar di dunia Juli ini.

Diketahui, Momota mengawali tahun 200 dengan sebuah kecelakaan berat usai menjuarai Malaysia Masters. Peristiwa itu pun memaksanya terparkir beberapa bulan untuk melakukan perawatan. Ia bahkan menderita sakit penglihatan dan harus menjalani operasi pada rongga matanya yang retak.

Setelah pulih, tunggal putra Jepang nomor 1 dunia itu comeback ke turnamen bulutangkis. Ia menandainya dengan tampil di kejuaraan Nasional Jepang dan berhasil menjadi juara pada Desember lalu.

Turnamen itu juga sebagai pemanasannya sebelum tampil di Asian Leg, Thailand, pada Januari 2021. Ajang ini sekaligus sebagai awalan setelah nyaris seluruh turnamen dibatalkan BWF karena pandemic Covid-19.

Tapi lagi-lagi Kento Momota kurang beruntung. Ia dinyatakan positif virus Corona dalam tes PCR yag mereka jalani di Bandara Narita sebelum terbang ke Thailand. Akibatnya, tim bulutangkis membatalkan keikutsertaannya di turnamen super 1000 tersebut.

.Motota akhirnya baru bisa tampil di Al England Maret 2021. Tapi berakhir dengan kekalahan mengejutkan di perempatfinal lewat laga melawan Lee Zii Jia (Malaysia).

Bagi kebanyakan atlet rintangan-rintangan itu boleh jadi menurunkan motivasi, tapi hal tersebut tidak berlaku buat Momota. Pemain berusia 26 tahun itu percaya dan merasa pengalaman berat membuatnya jauh lebih kuat dan bugar menghadapi Olimpiade Tokyo 2020 nanti.

“Secara mental, saya cukup berkembang. Saya sudah menghadapi banyak kesulitan dan fakta bahwa saya telah bekerja keras sampai pada titik ini tentu memberi kepercayaan pada diri sendiri bahwa saya mampu bertanding di ajang nanti,” kata Momota kepada AFP seperti dikutip BWF.

Diakui Momota, sempat ada kekhawatiran tidak bisa tampil di Oli,piade imbas wabah virus Corona yang belum mereda. Apalagi sebelumnya ia punya pengalaman gagal bertanding di Olimpiade 2016 lantaran mendapat skorsing.

“Saya sempat berpikir bagaimana mungkin saya tidak bermain di Olimpiade, tetapi banyak orang telah bekerja keras. Dan saya mencoba untuk menyingkirkan pikiran itu dan hanya fokus pada apa yang bisa saya kendalikan,” tuturnya.

Di Olimpiade nanti, Kento Mpmpta akan berada di Grup A bersama Timothy Lam (USA) dan Heo Kwanghee (Korea Selatan). Ia berharap bisa fokus dan memainkan performa terbaiknya pada multiajang olahraga tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *