Wakil Indonesia Di Olimpiade Tokyo Diharapkan Bisa 2 Emas

Bulutangkis

Flygoal.com – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) berharap Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) minimal dapat membawa pulang dua medali emas dari Olimpiade Tokyo 2020. Meskipun persiapan para atlet masih terkendala pandemi Covid-19 jelang tampil di Olimpiade pada 23 Juli-8 Agustus.

“Olimpiade 2016 Rio de Janeiro dihadapkan virus zika dan Indonesia berhasil membawa pulang satu medali emas. Kini di tengah tantangan pandemi Covid-19, kami berharap Indonesia bisa membawa pulang dua medali emas,” kata Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari saat mengunjungi Pelatnas PBSI, Selasa 28 April 2021.

Dalam kunjungan tersebut, Okto bersama Chef de Mission (CdM) Kontigen Indonesia Rosan P Roeslani diterima Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta. Kedatangan mereka untuk memantau persiapan Kevin Sanjaya Sukamuljo dkk menuju Olimpiade Tokyo.

Kualifikasi ‘Road to Tokyo’ untuk cabang olahraga bulu tangkis masih berjalan hingga awal Juni. Namun, Indonesia setidaknya sudah memiliki beberapa wakil yang masuk dalam daftar aman menuju Tokyo.

Diantaranya tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, tunggal putri Gregio Mariska Tanjung, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, ganda putra Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, serta ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviani.

Baik Okto dan Rosan berharap pebulu tangkis Indonesia dapat menjaga kebugaran dan kesehatan jelang Olimpiade Tokyo. Apalagi, situasi dunia saat ini masih dalam pandemi Covid-19.

“Ini bukan olimpiade yang mudah karena banyak keterbatasan yang kita hadapi. Meski begitu, kita semua harus berjuang bersama-sama untuk menjawab tantangan prestasu,” tambah Okto.

Sementara itu, Rosan menjelaskan Tim CdM Indonesia untuk Olimpiade Tokyo bakal lebih intes meninjau persiapan. Selain untuk memantau performa atlet, mereka juga ingin mengingatkan agar atlet-atlet Indonesia tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Ini masa yang tidak gampang. Kita harus terlatij untuk menjalankan protokol kesehatan agar tetap sehat dan terhindar dari Covid-19. Waktu sudah dekat, tolong atlet-atlet menjaga diri karena sebaik apa pun persiapan percuma jika saat jelang keberangkatan ke Olimpiade justru terkena Covid-19,” kata Rosan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *