Inter yang Merana Ditumbangkan Madrid

FlyGoal.com – Giuseppe Meazza yang sepi tanpa penonton menjadi saksi bisu tumbangnya tim tuan rumah, Inter Milan ketika menjamu tim tamu, Real Madrid dalam laga lanjutan grup B Champions League yang dilaksanakan pada hari Rabu malam waktu setempat kemarin.

Sebelum pertandingan dilaksanakan, kedua pemain dan seluruh yang ada di lapangan tersebut melakukan penghormatan kepada legenda sepak bola, Diego Maradona yang meninggal pada hari Rabu dengan melakukan mengheningkan cipta.

Setelahnya, kick off dijalankan dan Inter langsung memberikan tekanan melalui Lautaro Martinez yang mencoba untuk memberikan umpan lambung ke rekan-rekannya di depan gawang Thibaut Courtois, tetapi usaha tersebut masih dapat dihalau oleh Raphael Varane.

Namun, justru malah tim tamulah yang berhasil mendapatkan kesempatan emas untuk mencetak gol terlebih dahulu, yakni ketika mereka mendapatkan tendangan pinalti karena Nacho Fernandez dilanggar oleh Nicolo Barella. Eden Hazard yang menjadi eksekutor berhasil menkonversikan pinalti tersebut menjadi gol di  menit ke 7.

Enam menit berselang, Real Madrid kembali memberikan ancaman kepada gawang Inter Milan yang dijaga oleh Samir Handanovic ketika Lucas Vazquez melakukan tendangan keras ke gawang Handanovic, tetapi tendangan kerasnya tersebut masih mengenai mistar gawang.

Mariano Diaz, penyerang muda Madrid yang bermain menggantikan Karim Benzema yang masih berkutat dengan cedera juga ikut memberikan ancaman kepada Handanovic di menit ke 13, tetapi sundulan Mariano tersebut masih mampu ditangkap oleh sang penjaga gawang Inter Milan.

Menit ke 20, Arturo Vidal, mantan pemain Barcelona, sempat memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan setelah menerima operan dari Achraf Hakimi, tetapi tendangan kerasnya masih melambung ke atas gawang yang dijaga Courtois.

Lima menit kemudian, Romelu Lukaku mencoba untuk melakukan tendangan bebas langsung mengarah ke gawang rekan satu negaranya tersebut, tetapi layaknya apa yang dilakukan Vidal, tendangannya masih mengarah ke atas gawang.

Di menit ke 32, Inter Milan harus bermain dengan 10 pemain, karena Vidal mendapatkan 2 kartu kuning. Kartu kuning pertama terjadi ketika dirinya dianggap melakukan diving oleh Anthony Taylor, wasit yang bertugas pada saat itu, ketika dirinya jatuh kotak pinalti Madrid. Kemudian pemain asal Chile tersebut tidak terima dan memarahi sang wasit yang pada akhirnya memberikan kartu kuning kedua.

Kedua tim bermain sangat sengit, tidak jarang pelanggaran demi pelanggaran terjadi, tetapi skor 0-1 tersebut bertahan hingga jeda.

Babak kedua berjalan, kedua tim tidak mengendurkan tempo permainan. Di awal babak kedua, Inter mulai aktif dalam permainan menyerang yang membuat Madrid harus merapatkan barisan bertahannya.

Beberapa kesempatanpun mulai bermunculan untuk Inter, seperti dari Roberto Gagliardini dan Ivan Perisic yang sempat mengancam gawang Courtois, tetapi gol belum tercipta untuk tim tuan rumah.

Namun, pada akhirnya lagi-lagi tim tamulah yang berhasil mendapatkan gol, tetapi kala itu gol kedua Real Madrid datang dari kaki mantan pemainnya, Achraf Hakimi yang mencoba untuk menghalau bola dari Rodrygo Goes di menit ke 59.

Skor 0-2 tersebut bertahan hingga akhir pertandingan dan membuat Real Madrid menduduki posisi kedua klasemen sementara grup B, sedangkan Inter menjadi juru kunci dalam klasemen tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *