Kalah Dari Real Madrid, Antonio Conte Masih Optimis Dan Lautaro Martinez Beberkan Kesalahan Fatal Tim

Flygoal.com – Kekalahan dari Real Madrid mengikis peluang lolos Inter Milan dari babak grup Liga Championship. Pelatih Inter Antonio Conte masih optimis dengan kans timnya.

Nerazzurri pulang tanpa poin dari lawatannya ke Valdebas, Rabu (04/11) dinihari WIB. Melakoni matchday ketiga, Inter setelah tumbang di tangan Madrid dengan skor akhir 2-3.

Di pertandingan itu, Inter Milan mampu menyamakan skor setelah sempat tertinggal dua gol dari Los Blancos. Akan tetapi, pemain pengganti Rodrygo menjadi momok tim tamu usai mencetak gol penentu kemenangan di menit ke 80.

Hasil itu meneruskan puasa kemenangan Inter sekaligus menempatkan mereka di dasar klasemen sementara Gruo Bdengan perolehan dua poin. Inter berjarak dua poin dari Madrid (3) dan Shakhtar Donetsk (2), dan tiga poin dari Borussia Moenchengladbach di puncak.

Fase grup Liga Champions tinggal menyisakan tiga pertandingan melawan Madrid (kandang), Gladbach (tandang), dan Shakhtar (kandang). Kesempatan yang mesti dimaksimalkan Inter Milan untuk melaju ke fase knockout.

“Masih ada sembilan poin untuk direbut. Kami tahu ini adalah grup tersulit di Liga Champions,” Conte mengungkapkan dari situs resmi Inter.

“Kami memiliki tiga pertandingan sisa dan kami akan melakukan segalanya untuk lolos ke babak berikutnya karena tim ini sudah membuktikan bahwa kami bisa melawan siapapun. Mungkin dengan lebih banyak keberuntungan. Kami perlu terus bekerja, dan menyadari kami ada di jalur yang benar.”

Antonio Conte menyesalkan kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam kekalahan Inter Milan. Detail-detail yang menjadi pembeda.

“Kami menghadiahi mereka kedua golnya. Sebuah backpass yang keliru dan sebuah pelanggaran pada Hakimi oleh Mendy. Kemudian Ramos mengalahkan kami, kami tahu dia bagus dalam situasi seperti ini dan mestinya dia dikawal lebih ketat. Tim perlu memperhatikan detail-detail karena hal itu membuat perbedaan di level seperti ini,” Antonio Conte menyimpulkan.

Inilah yang membuat Lautaro Martinez juga geram dengan kekalahan mereka. Lautaro menyebut, Inter harus membayar mahal karena membuat kesalahan.

Pemain pengganti Rodrygo menjadi mimpi buruk Inten Milan. Setelah menerima crossing Vinicius Junior dari sayap kiri, Rodrygo membuat Samir Handanovic tidak sempat bereaksi. Madrid memimpin 3-2 di sisa 10 menit, skor yang tetap bertahan sampai pertandingan berakhir.

Lautaro menyakini detail-detail menjadi pembedanya di pertandingan ini. Inter kini dituntut agar mempertahankan level konsentrasinya.

“Sungguh disayangkan, karena kami sudah melakukan segalanya yang kami bisa untuk memenangi pertandingan,” ungkap Lautaro kepada Sky Sport Italia.

“Kami marah karena ini adalah  pertandingan yang ingin kami menangi, kami juga membuat peluang yang cukup mendapatkan kemenangan.”

“Kami harus terus bekerja keras dan maju ke depan. Detail-detail adalah perbedaan di level ini. Aku sudah mengatakan sebelumnya dan aku akan mengatakan lagi. Kami sudah melakukan segalanya untuk memenangi pertandingan-pertandingan ini tapi kami membuat kesalahan-kesalahan dan pada akhirnya harus membayarnya.”

“Kami harus lebih fokus lagi,” imbuh bomber Argentina itu.

Kekalahan itu membuat Inter Milan terkubur di dasar klasemen Grup B dengan perolehan dua poin hasil tiga pertandingan, di bawah Madrid (3) dan Shakhtar Donetsk (2) yang mengoleksi empat poin. Inter Milan masih punya tiga pertandingan lain untuk lolos ke fase knock out.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *