Sergi Barjuan Tidak Mau Mengulang Kesalahan Masa Lalu

Flygoal.com – Sewaktu masih menjadi pemain, Sergi Barjuan tahu rasanya gagal membawa Barcelona lolos dari fase gruo Liga Champions. Sebagai pelatih, ia jelas tidak mau mengalami nasib serupa.

Sergi membela Barcelona pada periode 1988-2022, dengan lima tahun pertama dihabiskan bersama tim akademi, Barcelona C, dan Barcelona B. Sewaktu menembus tim senior, ia menjadi bek kiri andalan Blaugrana yang memenangi tiga trofi LaLiga, dua Copa del Rey, dan satu Piala Winners.

Namun terlepas dari status Barcelona sebagai tim besar di Eropa, ada masa-masa di mana mereka merasakan paceklik gelar, termasuk tiga musim terakhir Sergi di Camp Nou. Salah satu periode kelam itu terjadi di musim 2000/2001.

Kala itu, Barcelona hancur-lebur di Liga Champions. Mereka finis di posisi ketiga Grup G, di bawah AC Milan dan Leeds United. Sergi dkk pun terbuang ke Piala UEFA, di mana langkah mereka di sana terhenti di semifinal oleh Liverpool yang akhirnya menjadi juara.

Di kancah domestik, nasib Barcelona juga tidak lebih baik. Mereka disingkirkan Celta Vigo di semifinal Copa del, sedangkan di Liga Spanyol mereka hanya finis urutan empat, di bawah Real Madrid, Deportivo La Coruna, dan Real Mallorca.

Kini Sergi kembali ke Barcelona menjadi pelatih interim, menggantikan eks rekan setimnya, Ronald Koeman. KEbetulan, situasi klub juga sedang tidak enak. Adanya kesulitan finansial, ditambah kepergianLionel Messi, membuat hasil-hasil di lapangan pun menjadi pahit.

Khusus di Liga Champions, Barcelona baru menang sekali dan sudah kalah dua kali, berada di urutan ketiga klasemen Grup E dengan tiga poin, di bawah Benfica (4 poin) dan Bayern Munich (9 poin). Jika ingin menjaga peluang lolos  ke fase gugur, Barcelona wajib mengalahkan Dynamo Kiev pada Rabu (03/11)  pukul 03.00 WIB nanti.

Tak ada alasan untuk tidak menang, jika masih ingin menembus 16 besar. Khusus bagi Sergi, ia tidak mau menjadi bagian dari generasi yang lagi-lagi membuat wajah Barcelona tercoreng dengan tersingkir dini di Liga Champions.

“Barcelona punya kewajiban untuk menang  (atas Kiev). Memang ada periode buruk, seperti yang dialami saat ini. Tapi kami harus tetap menang. Itulah satu-satunya cara untuk mendapatkan respek dari lawan. Kami harus membuat pernyataan (dengan cara menang),” ujar Sergi jelang melawan Kiev, dikutip Marca.

“Kemenangan akan membawa kebahagiaan dan mengubah sikap para pemain menjadi positif. Kami harus jadi kuat. Saya percaya skuad ini mampu membalikkan situasi meski terkendala badai cedera,” jelas Sergi Barjuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *