De Ligt Sebut Dirinya Bertangung Jawab Atas Kekalahan Belanda di Babak 16 Besar

Flygoal.com – Dilansir dari Football Italia, pemain tim nasional Belanda, Matthijs De Ligt menyebutkan bahwa gugurnya Belanda dari Euro 2020 setelah kalah dari Republik Ceko di babak 16 besar adalah kesalahannya.

Tampil dominan selama babak fase grup, Belanda sempat menjadi salah satu tim yang dijagokan akan bertanding lebih jauh dalam fase gugur, tetapi pada kenyataannya langkah mereka untuk meraih juara terhenti di babak 16 besar berkat 2 gol masing-masing dari Tomas Holes dan Patrik Schick.

Namun, momen runtuhnya De Oranje dimulai pada menit ke 55 ketika De Ligt melakukan handball ketika berhadapan dengan Schick. Pada saat itu, De Ligt terlihat melakukan handball secara sengaja agar menghentikan permainan ketika sang penyerang memiliki kesempatan untuk mencetak gol.

Pada saat itu, wasit memberikan kartu kuning kepada sang pemain Juventus, tetapi para pemain Republik Ceko melakukan protes keras terhadap wasit yang meminta sang bek dikeluarkan karena sengaja mematikan langkah Schick untuk mencetak gol.

Wasit pada akhirnya memutuskan untuk melihat tayangan ulang insiden tersebut melalui VAR dan setelah melakukan peninjauan ulang akhirnya kartu kuning tersebut digantikan oleh kartu merah langsung yang membuat De Ligt tidak dapat bermain lagi.

Bermain dengan 10 pemain, De Oranje tidak mampu membendung serangan dari Republik Ceko dan mereka kebobolan 2 gol, 2 gol yang membuat mereka harus angkat kaki dari kompetisi antarnegara Eropa empat tahunan tersebut.

Setelah pertandingan berakhir, De Ligt tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya dan kemudian berkata kepada NOS TV, “Jelas, ini menyakitkan. Pada dasarnya, kami kalah karena apa yang telah saya lakukan.”

“Dengan melihat apa yang telah terjadi, saya seharusnya tidak membiarkan bola memantul. Saya merasa permainan kami terkendali dan memiliki beberapa peluang, terutama di babak pertama.

“Saya bahkan tidak merasakan bahwa Ceko menciptakan banyak peluang mencetak gol, tetapi jelas kartu merah membuat perbedaan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *