Joan Laporta Katakan Liverpool Dan MU Yang Jadi Pencentus ESL

European Super League

Flygoal.com – Joan Laporta, Presiden Barcelona membantah klubnya jadi inisiator utama European Super League. Ide itu justru muncul dari Liverpool dan Manchester United.

Barcelona bersama 11 klub top Eropa membuat heboh media April lalu saat mencetuskan European Super League. Mereka ingin adanya kompetisi yang bisa menjamim keberlangsungan ekonomi klub ke depannya.

Apalagi di tengah pandemi virus Corona saat ini, klub-klub besar itu kesulitan keuangan karena pemasukan mandek. Tapi baru tiga gari, liga itu langsung ditutup, karena gelombang protes yang deras dari para pecinta sepakbola Eropa.

Satu per satu klub pencentus mundur hingga tersisa Barcelona, Real Madrid, dan Juventus, Ketiganya bersikeras kompetisi European Super League tetap harus berjalan di masa mendatang demi kebaikan klub.

Wajar saja jika Barcelona dikritik habis karena tidak mau mengundurkan diri dari turnamen itu, meski sudah ada tekanan hebat. Bahkan ancaman UEFA berupa hukuman berat tidak membuat Barcelona goyah.

Ketika kritik terus mengarah ke manajemen tim terutama Laporta sebagai presiden, pembelaan pun dikeluarkan. Menurut Joan Laporta, Barcelona, Real Madrid dan Juventus bukanlah penggagas European Super League.

Sebab, ide itu muncul dari Liverpool dan Manchester United yang memang menginginkan format kompetisi layaknya olahraga Amerika Serikat. Kebetulan kedua klub itu dimiliki orang Amerika Serikat yang juga punya tim olahraga di Negeri Paman Sam.

“Liverpool dan United yang menjadi penggas Super League sebenarnya. UEFA pun mengancam dan itu berlebihan. Klub belum membayar sama sekali kompensasi setelah mundur,” ujar Joan Laporta kepada La Vanguardia.

“Proyek Liga Super masih ada. Ini akan jadi kompetisi paling menarik di dunia dan berdasarkan solidaritas serta saling menguntungkan sambungnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *