Sancho Minta Maaf Atas Kegagalan Penalti di Babak Final Euro

Flygoal.com – Pemain asal Inggris, Jadon Sancho dikabarkan telah memberikan permintaan maafnya terkait kegagalan penaltinya dalam adu penalti ketika tim nasional Inggris dan italia bertemu di babak final Euro 2020 di Wembley Stadium beberapa hari lalu.

Pada pertandingan tersebut, baik Inggris maupun Italia memiliki skor imbang 1-1 berkat gol dari Luke Shaw dan Leonardo Bonucci di babak normal. Pertandingan di babak tambahan 2×15 menit tetapi tidak ada lagi gol yang tercipta yang membuat adu penalti harus dijalankan.

Sancho dan dua rekannya, Bukayo Saka dan Marcus Rashford menjadi pemain yang ditunjuk oleh Gareth Southgate, pelatih tim nasional Inggris untuk menjadi pengadil penalti dalam adu penalti tersebut. Namun, ketiganya gagal dalam melaksanakan tugasnya, dan pada akhirnya Italia memenangi adu penalti tersebut dengan skor 3-2.

Puasa gelar internasional Inggris selama 55 tahun terus berlanjut. Kegagalan tersebut juga mendapatkan respons keras dari para netizen bahkan hingga Saka, Sancho, dan Rashford mendapatkan hinaan bersifat rasis di media sosial mereka.

Menurut Goal, Sancho telah menuliskan permintaan maafnya dalam media sosial milik mantan pemain Manchester City tersebut. Dirinya menyebutkan, “Saya sudah menjalani beberapa hari untuk merenungkan final pada Hari Minggu dan masih merasakan emosi yang campur-campur.”

“Saya ingin mengatakan maaf kepada seluruh rekan setim saya, staf pelatih, dan terutama seluruh penggemar yang saya kecewakan. Perasaan ini adalah perasaan terburuk yang pernah kurasakan di dalam karirku. Bahkan perasaannya sulit diucapkan dengan kata-kata, tapi ada banyak sekali sisi positif yang bisa di ambil dari turnamen ini meskipun kekalahan itu akan terasa menyakitkan untuk waktu yang lama.”

“Apa yang pertama kupikirkan setiap kali bermain di pertandingan sepakbola selalu berkata: ‘Apa yang saya bisa untuk membantu tim saya? Bagaimana saya akan menciptakan assist? Bagaimana saya akan mencetak gol? Bagaimana saya akan menciptakan peluang? Dan itulah apa yang sesungguhnya ingin saya lakukan dengan penalti itu, membantu tim.”

“Saya siap dan percaya diri untuk mengambil penaltinya. Saat itu adalah momen-momen yang Anda impikan saat masih kanak-kanak, itulah mengapa saya bermain sepak bola. Saat itu adalah situasi tertekan yang Anda inginkan sebagai seorang pesepakbola. Di level klub saya telah mencetak gol penalti, saya telah melatihnya untuk klub dan negara sehingga saya mengambil pojok saya tetapi untuk saat ini hasilnya tidak seperti itu.”

“Kami semua memiliki ambisi dan tujuan yang sama. Kami ingin membawa piala itu (Piala Euro –red) pulang.”

Dirinya juga memberikan respons terhadap hinaan rasial yang diterimanya dan juga Saka dan Rashford. Dalam pernyataan yang sama dirinya menyebutkan bahwa pihak yang memiliki wewenang harus bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *