Southgate Sebut Dirinya Bertanggung Jawab Atas Kegagalan Adu Penalti di Final Euro

Flygoal.com – Gareth Southgate, pelatih tim nasional Inggris,  tampaknya merasakan kembali apa yang telah terjadi pada dirinya pada pelaksanaan Euro 1996 silam, ketika dirinya gagal membantu Inggris di adu penalti.

Pada saat itu, di Wembley Stadium, tim nasional Inggris bertanding di babak semi final melawan Jerman. Skor 1-1 bertahan hingga kedua tim bermain adu penalti. Para penendang dari kedua tim berhasil mencetak gol penalti, tetapi ketika Southgate melakukannya, dirinya gagal. Skor 6-5 kemenangan Jerman membuat Inggris gagal lolos ke babak final.

Kini, dua puluh lima tahun berikutnya, Southgate kembali lagi. Kali ini menjadi pelatih tim nasional Inggris untuk Euro 2020. Dirinya berhasil membawa negaranya hingga dapat bermain di babak final melawan Italia.

Pada pertandingan tersebut, pada saat babak normal, Inggris sempat unggul melalui gol Luke Shaw, tetapi dirinya Italia berhasil membalas dengan gol dari Leonardo Bonucci. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir dan kedua tim bermain di babak tambahan waktu.

Ketika bermain di babak perpanjangan waktu, baik tim Southgate maupun Italia tidak mampu untuk mencetak gol pembeda. Akibatnya kedua tim harus bermain adu pinalti.

Sebelum pertandingan babak tambahan kedua berakhir, Southgate memasukkan dua bintangnya, Marcus Rashford dan Jadon Sancho setelah sebelumnya telah memasukkan Bukayo Saka. Southgate berharap ketiga pemain mudanya tersebut untuk gemilang di adu penalti.

Namun, kenyataannya berkata lain. Baik Rashford, Sancho, bahkan Saka yang menjadi pengadil terakhir gagal untuk mencetak gol penalti. Sementara itu, sebelumnya Domenico Berardi, Bonucci, dan Federico Bernadeschi berhasil mencetak penalti untuk Italia dan dari Inggris hanya Harry Kane dan Harry Maguire yang berhasil melakukannya.

Keputusannya untuk bertaruh kepada ketiga pemain mudanya membuat Southgate merasakan kembali apa yang telah dirasakannya pada tahun 1996 silam. Tidak heran apabila para fans kecewa berat atas hasil yang didapatkan The Three Lions.

Menurut France24, Southgate telah menyebutkan bahwa kegagalan penalti tersebut merupakan tanggung jawabnya sebagai pelatih setelah dirinya memutuskan Sancho, Rashford, dan Saka untuk menjadi pengadil.

“Itu adalah tanggung jawab saya. Saya memilih mereka untuk menjadi pengadil penalti. Saya mengatakan kepada mereka bahwa mereka tidak sendirian dalam situasi seperti itu.”, ujar Southgate.

“Memberikan Saka kesempatan menendang penalti adalah keputusan saya. Itu seluruhnya tanggung jawab saya. Bukan tanggung jawab dirinya (Saka –red) atau Marcus atau Jadon.”, tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *