Sebenarnya Ada Masalah Apa Mesut Oezil Dengan Arsenal?

Mesut Oezil

Flygoal.com – Karier Mesut Oezil berbelok ke arah paling buruk untuk seorang pemain bola profesional. Dia masih berstatus pemain Arsenal, tapi dipastikan tidak bermain musim ini.

Rabu (21/10) malam WIB, Arsenal mengumumkan daftar final 25 pemain untuk Premier League musim ini. Dalam daftar itu tidak ada nama Ozil.

Pengumuman ini mengejutkan. Perlakuan arsenal terhadap Ozil dikecam karena bagaimanapun Ozil pernah jadi salah satu pemain terpenting The Gunners beberapa tahun lalu.

Ini bukan pertama kalinya Arsenal mengumumkan pencoretan Oezil. Beberapa waktu lalu mereka juga mengumumkan daftar final skuad untuk ajang Liga Europa, tidak ada Oezil di sana.

Saat itu fans Arsenal mulai mengkritik, tapi masih belum segencar sekarang. Diduga Oezil juga tidak didaftarkan di Liga Europa supaya tenaganya bisa digunakan penuh di Premier League.

Dugaan itu ternyata salah besar. Arsenal juga mencoret Oezil dari daftar skuad untuk Premier League dan membuat kasus ini semakin ramai dibicarakan.

Nama Oezil dicoret dari daftar 25 pemain Arsenal yang bermain di Premier League musim ini. Sebelumnya, gelandang 32 tahun tersebut tidak dimasukkan ke dalam skuad The Gunners di Liga Europa.

Keputusan tersebut membuat Oezil dipastikan menganggur hingga Januari 2021. Padahal, dia saat ini masih berstatus pemain Arsenal dengan kontrak yang berjalan hingga musim panas tahun depan.

Kabar tersebut jelas menjadi mimpi buruk buat Oezil. Bintang asal Jerman itu kecewa dengan keputusan tersebut, serta menilai Arsenal telah mengkhianati janji yang sudah disepakati oleh kedua pihak saat dia meneken kontrak baru tahun 2018.

Lebih mengecewakan lagi, Oezil belum pernah tampil lagi memberla Arsenal selama tujuh bulan ini. Terakhir kali ia bermain pada Maret 2020, saat The Gunners menang 1-0 atas West Ham United di Liga Inggris.

Dua tahun terakhir, Oezil jarang mendapatkan kesempatan bermain, tapi alasannya teruh berubah-ubah. Ada kalanya pelatih menegaskan alasan keputusan teknis.

Ada pula gosip, Oezil tidak berlatih cukup keras, bahwa fisiknya tidak cukup tangguh untuk sepakbola Inggris. Oezil dicap pemalas, tidak mau bertahan serta banyak gosip lainnya.

Situasi Oezil semakin sulit karena dia merupakan pemain dengan gaji terbesar di Arsenal, yakni 350.000 pounds per pekan. Justru dia semakin disalahkan, dianggap pemakan gaji buta dan memeras klub.

Masalahnya, perlahan-lahan Arsenal mulai kehabisan dalih. Ada alasan di balik pengabaian Ozil, tidak mungkin hanya karena malas, sebab itu seharusnya bisa diselesaikan dengan latihan keras.

Oezil apalagi tidak pernah menduga bahwagaji besar yang dia terima justru bisa menyulitkannya sendiri. Tentu dia tidak tahu bahwa dia tidak akan bermain lagi ketika meneken perpanjangan kontrak pada tahun 2018 lalu.

Gaji besar ini tidak menjadi masalah andai Oezil mendapatkan kesempatan bermain dan dia bisa membuktikan diri di lapangan. Fans akna maklum asal Oezil terus memberikan kontribusi untuk tim.

Sayangnya Arsenal tidak pernah memberi kesempatan itu. Disini, sang pemain terpojokkan dan mudah disalahkan. Padahal tidak ada yang tahu bagaimana situasi sebenarnya.

Hingga saat ini Oezil juga tidak pernah melontarkan komentar peda. Dia memilih diam. Kalau memang tidak diperlakukan tidak adil, harusnya Ozil bisa saja menyerang klubnya di depan media.

Baru-baru ini akhirnya ia angkat suara untuk mengklarifikasi. Melalui Twitter-nya, ia mengaku patah hati dan kecewa dengan perlakuan klub, tapi tetap tidak memojokkan Arsenal dalam pernyataan ini.

Oezil mengaku situasinya sempat membaik. Tapi entah mengapa kembali terpojok dan tidak mendapatkan kesempatan bermain.

Oezil menuliskan di akhir pesannya dengan satu kalimat yang diyakini mengandung pesan tersirat.

“Saya akan terus berlatih sebaik mungkin dan jika mungkin menggunakan suara saya untuk bisa melawan kekejaman kemanusiaan dan untuk keadilan,” tulisnya.

Menurut sejumlah laporan yang beredar, suara-suara itulah yang menjadi titik awal Oezil. Kabarnya pihak klub tidak senang jika pemain Arsenal terlibat masalah politik dunia karena risiko merusak citra klub.

Oezil memang dikenal vocal bicara soal kekerasan terhadap kemanusiaan di belahan dunia lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *