Legenda United Sebut Seruan Pemecatan Solskjaer Adalah Hal Konyol

Flygoal.com – Di tengah menurunnya penampilan Manchester United dalam beberapa waktu terakhir, seruan-seruan dari para fans agar pelatih tim utama, Ole Gunnar Solskjaer dipecat mulai bermunculan. Namun, salah satu legenda klub, Peter Schmeichel menyebutkan bahwa seruan-seruan itu adalah hal yang konyol.

Meski sempat menampilkan hasil yang baik di awal musim, kini Manchester United justru memperlihatkan sebaliknya. Dilansir dari Daily Mail, sebelum jeda internasional bulan Oktober berjalan, Si Setan Merah baru hanya mampu mendapatkan satu poin dalam dua laga Premier League mereka. Mereka kalah dari Aston Villa dan imbang melawan Everton.

Dalam laga grup Champions League melawan Villarreal, Manchester United nyaris mendapatkan hasil imbang, tetapi beruntung bintang mereka, Cristiano Ronaldo berhasil mencetak gol injury time yang membuat mereka meraih 3 poin.

Hasil-hasil itu membuat Solskjaer berada dalam pengawasan. Dirinya memiliki ekspektasi tinggi, yakni memenangkan trofi secepatnya, terutama setelah dirinya berhasil mendatangkan pemain-pemain bintang seperti Jadon Sancho, Cristiano Ronaldo, dan Raphael Varane.

Akan tetapi, Schmeichel, yang pernah bermain di Manchester United era Sir Alex Ferguson, menyebutkan bahwa wacana pemecatan Solskjaer dari jabatannya sebagai pelatih bukanlah solusi yang tepat, sekaligus menyebutkan bahwa tim juga sempat bermain buruk di era kepelatihan Louis Van Gaal ataupun Jose Mourinho.

Kepada ITV Sport, Schemeichel mengatakan, “Saya rasa itu adalah hal yang konyol, sangat konyol. Apakah mereka ingin Louis Van Gaal yang lain atau Jose Mourinho yang lain? Apa lagi yang mereka inginkan?”

“Selama ini telah dicoba, mendatangkan nama-nama pelatih besar dan mereka tidak memiliki kepedulian dan perhatian yang mendalam terhadap pemain muda dan perkembangannya dan DNA klub seperti Ole.”

“Sebelum masa kepelatihannya, banyak pemain yang datang ke klub dan banyak pelatih yang pergi, sehingga banyak hal yang harus dibangun ulang. Saya berharap orang-orang dapat mengerti bahwa hal ini membutuhkan waktu.”, tambahnya.

“Jadi berilah Ole waktu. Jangan mengatakan ‘Ole Pergilah’ karena yang jadi pertanyaan berikutnya adalah ‘siapa’?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *