Akuisisi Newcastle United dan Persoalan HAM Arab Saudi

Flygoal.com – Konsorsium Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF), kini telah menjadi pemilik klub Newcastle United yang baru. Namun, di balik akuisisi tersebut masih ada hal yang menggentayangi, yakni permasalah hak asasi manusia (HAM).

Konsorsium yang dipimpin oleh Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman tersebut dikabarkan telah mengambilalih kepemilikan saham Newcastle United secara penuh dengan dana yang diperkirakan mencapai 300 juta poundsterling, dan pada akhirnya klub tersebut telah resmi diakuisisi pada hari Kamis kemarin waktu setempat.

Para fans Newcastle United tentunya merasa senang dengan akusisi ini. Pasalnya, mereka telah kecewa dengan kepemimpinan sebelumnya di era Mike Ashley dimana klub tersebut gagal untuk mendapatkan kesuksesan di liga, bahkan Newcastle United sempat terdegradasi di bawah kepemimpinannya.

Meski demikian, ada juga yang menolak keras akusisi tersebut terjadi. Salah satunya adalah Amnesty Internasional, organisasi non-pemerintah yang bergerak di bidang hak asasi manusia.

Organisasi tersebut menilai bahwa Arab Saudi sebuah negara memiliki rekor yang buruk terkait implementasi  HAM di dalam negaranya, dengan salah satu kasus yang masih belum selesai adalah pembunuhan jurnalis Washington Post, Jamal Khashoggi 3 tahun lalu, sebuah kasus yang dikabarkan Pangeran Mohammed bin Salman terlibat di dalamnya.

Sebagai respons dari akuisisi ini, pihak Amnesty International, melalu Kepala  Eksekutif Amnesty International Inggris, Sacha Deshmukh, menyebutkan bahwa langkah akuisisi tersebut merupakan langkah ‘cuci tangan’ Pangeran Mohammed bin Salman atas catatan HAM yang buruk tersebut.

Dikutip dari Goal, Deshmukh mengatakan, “Sejak kesepakatan ini pertama kali dibicarakan, kami mengatakan bahwa hal itu merupakan upaya yang jelas oleh otoritas Arab Saudi untuk ‘cuci tangan’ atas rekor hak asasi manusia mereka yang mengerikan dengan memanfaatkan sepak bola papan atas.”

“Kepemilikan Arab Saudi atas St James’ Park selalu berkaitan dengan citra manajemen milik Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan pemerihtahannya, seperti halnya dalam sepakbola.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *