Bielsa Berikan Kecaman Terhadap ESL

Flygoal.com – Dilansir dari Daily Mail, dikabarkan bahwa pelatih Leeds United, Marcelo Bielsa telah memberikan kecaman kepada liga Liga Super Eropa (European Super League, ESL) pada pertandingan melawan Liverpool Senin kemarin waktu setempat.

ESL sendiri tengah hangat diperbincangkan sejak kemarin. Kompetisi tersebut dikabarkan akan menjadi pengganti Champions League untuk 12 klub besar Eropa.

Klub-klub yang telah mengumumkan kehadirannya adalah Liverpool, Manchester City, Manchester United, Chelsea, Arsenal,Tottenham Hotspur, Juventus, AC Milan, Inter Milan, Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid.

Pengumuman akan kompetisi tersebut memicu respons  negatif dari berbagai pihak, dari para pemain, fans, hingga dari pihak organisasi-organsasi seperti UEFA dan FIFA, serta dari pihak pelatih sepak bola itu sendiri, dimana Bielsa menjadi salah satunya.

Leeds United sendiri telah menyatakan keberatanny mengenai kompetisi tersebut melalui para pemain mereka yang memakai baju bertuliskan ‘Football Is For The Fans’ beserta  tulisan ‘Earn It’ yang artinya ‘Dapatkanlah’ yang berada bersama logo Champions League ketika para pemain melakukan pemanasan sebelum pertandingan.

Pada pertandingan tersebut, kedua tim hanya mampu bermain imbang dengan skor 1-1. Gol dari Sadio Mane di menit ke 31 mampu dibalas oleh Diego Llorente di menit ke 87.

Setelah pertandingan terakhir, Bielsa memberikan pernyataannya mengenai ESL dan Liverpool yang merupakan salah satu pencetusnya. Dirinya menyebutkan bahwa meski dirinya tidak terkejut hal tersebut akan terjadi, rasa ketidaksukaannya tetap ada.”

“Tentu saja hal seperti itu merusak sepak bola. Hal ini tentunya bukan kejutan lagi bagi kita.”, ujar pelatih asal Argentina tersebut.

“Tim-tim lebih kuat mengira bahwa mereka memiliki pengaruh yang paling besar dalam mendatangkan pendapatan dari sepak bola.”

“Jika Anda gunakan logika ini ketika tim-tim lain tidak lagi dibutuhkan oleh mereka, mereka lebih mendahulukan kepentingan mereka sendiri dan melupakan kepentingan-kepentingan lainnya.”

Dalam pemberitaan tersebut, Bielsa juga menyebutkan bahwa sepak bola kini telah dianggap sebagai bisnis belaka, tetapi mengingatkan juga bahwa sepak bola itu bukan hanya semata-mata bisnis, tetapi juga milik para fans mereka yang mendukung karena jika tidak ada fans maka tidak ada lagi sepak bola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *