Fans Spurs Tolak Nuno Espirinto Santo jadi Pelatih

Flygoal.com – Pencarian pelatih utama baru yang dilakukan oleh Tottenham Hotspur sepeninggalan Jose Mourinho tampaknya masih akan berlanjut. Sebelumnya ada beberapa nama yang tengah dikaitkan, tetapi para fans menolaknya, kini, menurut Mirror, nama Nuno Espirinto Santo menjadi nama pelatih lain yang ditolak oleh fans Tottenham Hotspur.

Sebelumnya, terdapat 3 pelatih jebolan Serie A yang sempat dikaitkan kuat untuk menjadi pelatih baru The Lilywhites, yakni Antonio Conte yang meninggalkan Inter Milan setelah jadi juara liga Italia, Paulo Fonseca, pelatih yang digantikan posisinya oleh Mourinho sepeninggalannya dari Spurs, dan juga pelatih yang baru saja mengundurkan diri dari Fiorentina, Gennaro Gattuso.

Conte sendiri dikabarkan sempat dihubungi pihak Tottenham Hotspur, tetapi tidak ada respons positif dari pihak sang pelatih. Sementara itu, Fonseca juga urung untuk bergabung dengan tim yang akan bermain di UEFA Europa Conference League di musim 2021-2022 tersebut.

Terkait Gattuso, Spurs sempat mencoba untuk menggaetnya setelah gagal sepakat dengan Fonseca, tetapi  pelatih yang sempat bermain untuk AC Milan tersebut ditentang oleh para fans yang kemudian menggunakan tagar #NoToGattuso di Twitter untuk menunjukkan ketidaksukaan mereka terhadap sang pelatih asal Italia.

Disinyalir para fans menolak Gattuso menjadi pelatih tim utama yang mereka dukung karena komentar mantan gelandang Italia tersebut terhadap permasalahan rasisme, pernikahan sesama jenis, dan juga terhadap sepak bola wanita.

Kini, Nuno Espirito Santo iktu menjadi korban tagar dengan #NoToNuno juga menjadi trending di Twitter diambang dirinya yang tengah menjalani diskusi dengan pihak klub. Menurut pemberitaan asal Inggris tersebut, para fans menyebut sosok Nuno kurang memiliki ambisi yang dibutuhkan untuk melatih tim seperti Spurs.

Sebelum meninggalkan Wolverhampton Wanderers di akhir musim 2020-2021 lalu, sosok Nuno merupakan sosok yang membantu klub asal West Midlands tersebut menjadi seperti sekarang. Di musim 2017-2018, yang merupakan musim pertamanya, dirinya berhasil membawa Wolves untuk menjuarai EFL Championship.

Selain itu, dirinya juga berhasil membantu Wolves untuk bertahan di Premier League dalam 2 musim berikutnya, serta menjadi semi finalis FA Cup di musim 2018-2019 dan mampu bertahan hingga babak perempat final Europa League musim 2019-2020.

Namun, di musim 2020-2021, dirinya tidak menjalani musim dengan mudah. Kehilangan Diogo Jota yang hengkang ke Liverpool dan juga Raul Jimenez akibat cedera membuat dirinya harus puas di posisi ke-13 klasemen akhir Premier League.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *