Gary Neville Sayangkan Keluarnya United dari FA Cup

Flygoal.com – Langkah Manchester United untuk mendapatkan gelar domestik lainnya telah sirna karena mereka harus gugur di babak perempat final FA Cup kala bertandang ke King Power Stadium, markas Leicester City dalam pertandingan yang dilaksanakan pada hari Minggu kemarin waktu setempat dengan skor 3-1.

Dalam pertandingan tersebut, Tim tuan rumah langsung mendapatkan gol pertama mereka pada menit ke-24. Kelechi Iheanacho berhasil memotong operan back pass dari Fred yang ditujukan kepada Dean Henderson dan kemudian menendang bola ke gawang United setelah mengecoh si penjaga gawang.

Tim tamu sempat membalas gol tersebut dengan gol penyama kedudukan yang dicetak oleh winger muda mereka, Mason Greenwood pada menit ke 38. Memanfaatkan umpan tarik dari Paul Pogba, pemain muda asal Inggris  tersebut melepas sepakan keras yang menggetarkan jala gawang tuan rumah.

Di babak kedua,  tim tuan rumah berhasil menambah gol lewat tendangan dari Youri Tielemans di menit ke 52 ketika dirinya mampu melepaskan tendangan rendah setelah bermain operan dengan Iheanacho, serta gol penutup yang dicetak oleh Iheanacho di menit ke 78.

Skor 3-1 tersebut membuat Leicester City kini menjadi salah satu tim yang akan bermain di babak berikutnya sekaligus jadi akhir bagi United untuk berkompetisi di FA Cup.

Melihat mantan timnya gugur, salah satu legenda Manchester United, Gary Nevill tidak dapat menutupi rasa kekecewaannya terhadap klub asal kota Manchester tersebut, sekaligus menyayangkan keputusan sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer yang tidak memainkan tim terkuatnya sejak awal pertandingan.

Dikutip dari Sky Sports, mantan bek tersebut mengatakan, “Saya terkejut melihat tim menjadi lemah melawan Leicester, serta heran karena dirinya melakukan rotasi sebanyak itu. Saya tahu dia telah melakukannya, tapi ini adalah peluang yang nyata.”

“Jika Anda melihat drawing semi final di separuh babak menunjukkan kalau pemenang Leicester vs Manchester United akan menghadapi Southampton. Bukan bermaksud untuk meremehkan Southampton, tapi momen itu adalah kesempatan besar dan saya yakin para pemain butuh trofi di bawah Ole Gunnar Solskjaer.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *