Maguire Sempat Khawatir Ketika Ayahnya Terperangkap Dalam Kerumunan Penonton di Wembley

Flygoal.com – Menurut pemberitaan dari Daily Mail, dikabarkan bahwa pemain Manchester United, Harry Maguire mengaku dirinya sempat khawatir ketika sang ayah, Alan Maguire terperangkap dalam kerumunan penonton yang menerobos masuk ke Wembley Stadium, tempat babak final Euro 2020 antara Inggris dan Italia dilaksanakan.

Pada saat hari Minggu kemarin waktu setempat, para fans Inggris terlihat menerobos masuk ke wilayah Wembley Stadium meski tidak memiliki tiket. Disebutkan bahwa mereka ingin sekali melihat tim nasional Inggris mengalahkan Italia dalam babak final dan mengakhiri puasa gelar internasional selama 55 tahun.

Meski pihak keamanan telah berusaha untuk menekan mereka yang tidak memiliki tiket agar tidak masuk, jumlah para pendukung Inggris yang terlalu banyak menyebabkan terjadi kebocoran dan para pendukung tim nasional Inggris yang berdesak-desakan langsung memasuki stadium.

Menurut pemberitaan media asal Inggris tersebut, Alan pada saat itu tengah berjalan menuju tempat duduk bagian keluarga pemain dan kemudian dirinya kemudian diinjak-injak oleh para penonton yang berlarian menuju bagian dalam stadion.

Disebutkan bahwa Alan dicurigai mengalami patah di 2 tulang rusuknya akibat diinjak-injak oleh para penonton yang berlarian tersebut, dan mendengar kabar tersebut tentunya Maguire, yang pada saat itu menjadi bagian dari tim yang melawan Italia, merasa khawatir.

Namun, dirinya juga dikabarkan sempat berharap anak-anaknya melihat dirinya bermain, tetapi setelah mengetahui adanya insiden penerobosan tersebut, sang mantan pemain Leicester City bersyukur anak-anaknya tidak hadir.

Kepada The Sun, dirinya mengatakan, “Pengalaman itu bukanlah pengalaman yang menyenangkan, insiden itu membuat dirinya terkejut. Tetapi dirinya beruntung mengingat setiap pertandingan dirinya selalu membawa keponakan saya atau anak-anak saya di pundaknya.”

“Ayah saya terperangkap di gerombolan itu. Saya belum berbicara banyak kepadanya tetapi saya senang anak-anak saya tidak menghadiri pertandingan.”

“Saya bersyukur hal itu tidak terjadi karena bisa saja momen itu bisa saja menjadi lebih serius.”

Pada akhirnya, Inggris harus rela kalah secara adu penalti 3-2 dari Italia setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal dan 2 x15 menit tambahan waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *