Pelatih Timnas Italia Sayangkan Balotelli Yang Semakin Terpuruk

Flygoal.com – Sempat menjadi salah satu pemain muda terbaik di masanya, kini nama Mario Balotelli tidak lagi terdengar dalam liga-liga teratas Eropa. Pemain asal Italia tersebut kini hanya bisa bermain di liga Turki, dan sang pelatih tim nasional Italia, Roberto Mancini menyayangkan keterpurukan sang penyerang.

Mancini sendiri sebagai pelatih sepak bola sudah tidak asing lagi dengan Balotelli. Dirinya bersama Balotelli telah bekerja ketika di Inter Milan, Manchester City, dan tim nasional Italia.

Bersinar di Inter Milan, Mancini dan Balotelli melanjutkan tren positif mereka di Premier League bersama Manchester City. Balotelli sendiri menjadi salah satu penyerang yang aktif mencetak gol bagi City kala di latih Mancini.

Namun, karir Balotelli kian meredup setelah merasakan sukses di Premier League Dirinya sempat kembali ke Italia, tetapi bersama AC Milan, dan mencicipi sepak bola Prancis bersama Nice. Bersama klub asal Prancis Riviera tersebut, Balotelli sempat bangkit, tetapi ketika dirinya berpindah ke Olympique Marseille, penyerang bernama panjang Mario Balotelli Marwuah tersebut kembali terpuruk.

Bahkan, dirinya tidak mampu menunjukkan performa apiknya layaknya di masa muda ketika beralih di klub masa mudanya, Brescia Calcio. Balotelli akhirnya meninggalkan klub tersebut dan beralih ke AC Monza sebelum berakhir ke Turki bersama Adana Demirspor.

Balotelli sendiri seringkali dikenal sebagai pemain yang memiliki sikap yang buruk ketika bermain di lapangan, dan hal inilah yang sangat disayangkan oleh Mancini. Football Italia menyebutkan bahwa Mancini mengatakan Balotelli gagal untuk mencapai masa emasnya dalam beberapa waktu terakhir.

“Saya bekerja dengan Balotelli ketika dirinya masih muda dan melakukannya dengan sangat baik. Dirinya masih menjadi pemain hebat dalam urusan teknik. Jangan lupa bahwa dirinya berusia 31 tahun, seharusnya berada di puncak.”

“Jelas, hal itu mengecewakan bagi kami semua yang mengenalnya sebagai pribadi dan pemain. Dia gagal melakukan apa yang bisa dia kerjakan dalam lima atau enam tahun terakhir.”, ujar pelatih yang membawa tim nasional Italia menjadi juara Euro 2020 kemarin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *