Premier League Minta Para Pelatih Klub Tidak Membicarakan Mengenai Permintaan Rehat

FlyGoal.com – Dengan kasus COVID-19 dalam industri sepak bola Inggris yang kembali meningkat, mulai muncul permintaan untuk melakukan jeda pelaksanaan Premier League setidaknya hingga kondisi berada dalam kondisi yang aman.

Salah satu tokoh yang mengadvokasikan penundaan sementara tersebut adalah pelath tim klub West Bromwich Albion, Sam Allardyce. Dikutip dari Reuters, dikabarkan bahwa Allardyce memberikan pernyataan kepada media bahwa penundaaan sementara akan bermanfaat bagi keamanan dan keselamatan rakyat.

Dirinya mengatakan, “Keselamatan semua orang lebih penting dibandingkan hal lain apapun. Ketika saya mendengar berita mengenai varian virus yang menyebar lebih cepat dibandingkan yang biasa… Kita hanya bisa melakukan hal yang benar yakni jeda sementara.”

“Umur saya 66 tahun dan hal terakhir yang ingin saya rasakan adalah menderita COVID. Saya sangat khawatir untuk diri saya sendiri dan juga kepada sepak bola… Kita telah menemui satu kasus positif minggu ini dan tampaknya akan terus menyebar meski kita telah melakukan apapun.”

Sementara itu, pelatih Newcastle United, Steve Bruce juga dikabarkan mengakui bahwa dirinya mendukung penundaan tersebut, dengan berkaca bahwa 2 pemainnya, Jamal Lasceles dan juga Alain Saint Maximin yang harus berkutat dengan kondisi mereka setelah terkena COVID-19.

Namun, tampaknya permintaan ini tidak akan dipenuhi oleh pihak Premier League sendiri. Menurut pemberitaan dari Daily Mail, dikabarkan bahwa pernyataan yang dibuat oleh Allardyce tersebut membuat pihak Premier League mengeluarkan arahan tertulis yang ditujukan oleh semua klub Premier League agar tidak mengadvokasikan penundaan jalannya liga lebih jauh.

Dikabarkan bahwa Premier League tidak ingin liga dihentikan kembali seperti ketika paruh kedua musim 2019-2020 silam karena mereka masih harus menanggung efek finansial dari penundaan pertama tersebut. Pemberitaan tersebut menjelaskan bahwa pihak Premier League telah menyetujui pembayaran ganti rugi kepada stasiun penyiaran yang menyiarkan pertandingan Premier League sebanyak 330 juta poundsterling.

Pihak Premier League berpendapat bahwa jika di musim 2020-2021 dilakukan penundaan seperti tahun lalu, pihak Premier League dikabarkan akan mengalami kerugian finansial lebih jauh yang dapat mengancam pelaksanaan liga secara keseluruhan.

Dengan demikian, jalan karantina nasional ketiga yang dilakukan di Inggris, pihak Premier League bersikukuh untuk terus melanjutkan jalannya pertandingan-pertandingan liga meski dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan jumlah pemain dan staf klub Premier League yang telah dinyatakan positif, yakni sekitar 40 orang.

Sementara itu, pihak klub Premier League sendiri dikabarkan telah melangsungkan perbincangan secara informal membahas apakah protokol COVID-19 yang ada sekarang ini dapat diperkuat, tetapi masih banyak klub yang menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalankan protokol ketat tanpa membuat para pemain harus tinggal dalam satu zona aman dengan jangka watku tertentu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *