Roberts Sebut Kini Berlutut Sebelum Pertandingan Sudah Kehilangan Dampak

Flygoal.com – Pada tahun 2020 silam gerakan Black Lives Matter muali digaungkan di berbagai penjuru tempat di dunia sebagai aksi yang menentang diskriminasi kaum kulit hitam yang kerap kali terjadi di era seperti sekarang ini.

Sebagai bentuk solidaritas tersebut, pihak Premier League telah menjalankan sesi berlutut yang dilakukan oleh seluruh pemain dan staf klub yang ada di pertandingan sebagai gestur solidaritas, terutama setelah salah satu warga Amerika Serikat, George Floyd meninggal dunia karena tindakan brutal yang dilakukan oleh oknum kepolisian.

Hampir satu tahun lamanya gestur ini dilakukan sebelum pertandingan di Premier League dan berbagai liga besar di dunia, tapi kini tampaknya gestur tersebut tidak memiliki dampak yang diharapkan oleh berbagai pihak.

Masih banyak kasus diskriminasi rasial yang terjadi di kehidupan masyarakat, terutama melalui media sosial dan menyerang para pemain sepak bola berkulit hitam. Contoh terbarunya adalah Fred, pemain Manchester United yang dikirimi pesan-pesan bersifat diskriminasi ras setelah timnya gugur dalam laga perempat final FA Cup melawan Leicester City.

Dalam pertandingan tersebut, Fred melakukan back pass yang mampu dipotong oleh Kelechi Iheanacho yang berakhir dengan gol pertama Leicester. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 3-1 untuk The Foxes.

Kini, dilansir Sports Mole, jelang pertandingan tim nasional Wales melawan Belgia dalam kualifikasi Piala Dunia, salah satu pemainnya, pemain Leeds United, Tyler Roberts menyebut bahwa gestur berlutut tersebut sudah kehilangan dampaknya, terbukti dengan masih banyaknya tindakan diskriminasi yang masih terjadi terhadap kaum kulit hitam.

“Baik rasanya gestur tersebut menyatukan para pemain dan  dunia sepak bola seharusnya bangga akan hal itu.”

“Namun, gestur tersebut tidak berdampak banyak ketika Anda melihat masih banyak penganiayaan ras lewat media sosial dalam beberapa minggu dan bulan terakhir. Saya rasa gestur tersebut mulai kehilangan dampak nyatanya.”

“Hal tersebut sangat mengkhawatirkan karena orang-orang tersebut bisa saja dengan mudahnya membuat akun baru untuk mengirimkan pesan itu dan kabur begitu saja. Hal ini perlu diperhatikan oleh orang yang posisi lebih tinggi.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *