Terlibat Keributan Kala Lawan Liverpool, Chelsea Didenda FA

Flygoal.com – Pihak asosiasi sepak bola Inggris (FA) akhirnya telah menjatuhkan denda kepada Chelsea akibat gagal mengendalikan para pemainnya dalam pertandingan melawan Liverpool dalam laga Premier League yang berakhir imbang 1-1.

Bertanding di Anfield, Chelsea selaku tim tamu berhasil mendapatkan gol terlebih dahulu berkat Kai Havertz di menit ke-22. Namun, semua berubah ketika pertandingan mencapai akhir babak pertama. Pada saat itu, Liverpool mendapatkan penalti dari wasit Anthony Taylor. Hadiah penalti tersebut diberikan karena salah satu bek Chelsea, Reece James dengan sengaja menghentikan tendangan ke gawang Chelsea dengan menggunakan tangannya.

Akibat yang dilakukan oleh bek asal Inggris tersebut, Anthony Taylor memutuskan untuk memberikan kartu merah kepadanya, dan keputusan ini memancing protes dari para pemain Chelsea yang lain.  Dua rekan James, Antonio Rudiger dan juga Edouard Mendy akhirnya diberikan kartu kuning karena protes mereka yang berlebihan. Protes mereka itu pun berlanjut bahkan setelah Anthony Taylor meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Pada akhirnya, penalti diberikan untuk tim tuan rumah dan Mohamed Salah mampu menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti tersebut dan berakhir dengan gol penyama kedudukan bagi The Reds, sekaligus menjadi gol terakhir dalam pertandingan tersebut.

Dilansir dari  AS, penjatuhan denda sebesar 25.000 poundsterling dibebankan kepada The Blues akibat dari kejadian tersebut karena mereka melanggar Peraturan FA E20.1 , sesuai dengan pernyataan yang telah diberikan oleh mereka pada hari Rabu kemarin, yang berbunyi, “Chelsea FC telah dijatuhi hukuman denda sebesar 25.000 poundsterling akibat pelanggaran Peraturn FIFA E20.1 yang terjadi pada pertandingan Premier League melawan Liverpool pada tanggal 28 Agustus 2021.”

“Klub tersebut dianggap gagal untuk memastikan para pemainnya agar bertindak sesuai aturan dalam menit ke-48 babak pertama dan setelah peluit tanda akhir babak pertama dibunyikan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *