Buffon Tidak Akan Dihukum Atas Tuduhan Penistaan Nama Tuhan

Flygoal.com – Daily Mail mengabarkan bahwa penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon tidak akan dihukum larangan bertanding selama 1 pertandingan setelah dituduh menistakan nama Tuhan dalam laga melawan Parma pada tahun lalu, ketika dirinya disinyalir mengatakan ‘Porco Dio!’ kepada rekan-rekan satu timnya.

Dalam pertandingan yang berlangsung pada tanggal 19 Desember 2020 silam, dikabarkan ketika dirinya bermain mantan pemain Paris Saint Germain tersebut berteriak kepada rekannya, Manolo Portanova dengan perkataan, “Saya ingin melihat kamu berlari dan menderita” dan kemudian disusul dengan umpatannya tersebut.

Namun, pemberitaan asal Inggris tersebut menyebutkan bahwa sang penjaga gawang senior tidak dapat didakwa karena perkataannya tersebut tidak dapat dibuktikan karena kurang jelasnya bukti yang memberatkan sang penjaga gawang. Pemberitaan ini didukung oleh laporan dari La Gazzetta dello Sport yang menambahkan bahwa pihak berwajib tidak akan menjatuhkan hukuman kepada Buffon  karena kurangnya barang bukti yang tersedia.

Seorang hakim bidang olah raga telah memeriksa insiden tersebut karena wasit yang memimpin jalannya pertandignan Juventus-Parma dalam Coppa Italia tersebut, Gianpaolo Calvarese tidak mencatatkannya dalam laporan pelaksanaan pertandingan.

Hukum Penistaan Nama Tuhan (Blasphemy Law) ini diresmikan di Italia pada tahun 2010 silam dan merupakan hukum yang cukup unik karena hukum ini tercipta di Italia yang memang merupakan negara yang rakyatnya menganggap mencemarkan nama Tuhan dengan melakukan sumpah serapah dengan menggunakan nama-Nya merupakan sesuatu yang tidak dapat diterima.

Bukan hanya Buffon yang sempat terlibat dengan hukum ini, pemain sepak bola terakhir yang dijatuhkan dengan hukum yang sama adalah pemain AS Roma, Dominic Cristante pada bulan Desember 2020 silam dalam pertandingan antara AS Roma melawan Bologna.

Menurut The42, dalam pertandingan yang dilaksanakan di Estadio Renato Dall’Ara, markas Bologna, Roma berhasil tampil dominan atas tuan rumah dan mampu melibas mereka dengan skor 5-1. Setelah salah satu pemain Bologna, Andrea Poli melakukan gol bunuh diri, Edin Dzeko berhasil mencetak gol di menit ke 10 pertandingan yang kemudian disusul dengan gol dari Lorenzo Pellegrini 5 menit kemudian.

Crisante sendiri juga ikut melakukan gol bunuh diri yang membuat Bologna setidaknya mendapatkan 1 gol dalam pertandingan tersebut, sebelum pada akhirnya skor 1-3 tersebut ditambah oleh 2 pemain lainnya, yakni Jordan Veretout di menit ke 35 dan Henrikh Mkhitaryan di menit ke 44.

Dengan pertandingan dyang terus berlanjut, Cristante menunjukkan ekspresi kekesalan setelah dirinya mencetak gol bunuh diri. Menurut pernyataan dari Lega Serie A, Crisante melakukan sumpah serapah yang membawa nama Tuhan sebagai bagian dari ekspresi kekesalaannya.

Pernyataan tersebut berbunyi, “Crisante telah mengucapkan perkataan yang menistakan nama Tuhan di menit ke 23 pertandingan.”

“Pemain tersebut dengan jelas tergambar dari layar televisi mengutarakan perkataan yang menistakan nama Tuhan dan terdengar dengan sangat jelas.”

Akibat dari pernyataannya tersebut, Crisante tidak dapat dipilih oleh sang pelatih, Paulo Fonseca untuk bermain kala melawan Torino di kandang mereka,  Stadio Olimpico dalam pertandingan berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *