Diduga Miliki Saham Di Perusahan Judi, Ibra Terancam Kena Sanksi FIFA

Flygoal.com – Nama penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic tengah menghiasi berbagai tajuk pemberitaan dalam beberapa hari terakhir. Setelah diirnya dicurigai melanggar protokol kesehatan dengan berkumpul bersama teman-temannya di sebuah restoran ketika Lombardia, daerah tempatnya tinggal tengah berada dalam zona merah, kini dirinya tengah terancam sanksi FIFA karena diduga memiliki bagian saham dalam sebuah perusahaan judi.

Dilansir dari AS, dikabarkan bahwa mantan pemain Paris Sain Germain dan Manchester United tersebut terancam terkena sanksi larangan berpartisipasi dalam kegiatan olah raga oleh FIFA karena diduga memiliki hubungan dengan perusahaan judi asal Malta dan Swedia, Bethard.com.

Organisasi sepak bola dunia tersebut memang telah menegaskan dalam kode etik mereka bahwa para pemain sepak bola yang bermain dilarang memiliki kepentingan finansial terhadap perusahaan judi dan jika kode tersebut dilanggar maka pemain yang bersangkutan akan dijatuhi hukuman denda jutaan euro atau bahkan hingga larangan untuk ikut dalam aktivitas olah raga.

Harian asal Swedia, Aftonbladet melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan konsultasi kepada perusahaan tersebut dan ditemukan bahwa perusahaan milik Ibrahimvic, Unkown AB telah terdaftar sebagai salah satu pemegang saham 10 persen dari Gameday Group PLC, yang merupakan perusahaan pemegang saham satu-satunya untuk Bethard.

Dengan Ibrahimovic kembali bermain untuk tim nasional pada jeda internasional lalu, harian tersebut menyebutkan bahwa Ibrahimovic telah melanggar kode etik FIFA dengan memiliki saham yang berhubungan dengan perusahaan judi, dengan mereka menyebut hukuman yang bisa didapatkan Ibrahimovic adalah bisa berupa denda uang hingga larangan ikut dalam aktivitas olah raga hingga tiga tahun.

Mendengar kabar dari harian tersebut, Sekretaris Jenderal federasi sepak bola Swedia, Håkan Sjöstrand menyebutkan bahwa pihaknya akan meminta klarifikasi terhadap peraturan FIFA tersebut karena menurutnya peraturan tersebut bersifat ambigu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *