Fonseca Sebut Pengalamannya Melatih Roma Sebagai Pengalaman yang Memuaskan.

Flygoal.com – Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca gagal untuk mengantarkan timnya untuk bermain di babak final Europa League setelah kalah secara agregat ketika bertanding dengan perwakilan Inggris, Manchester United dalam 2 leg semifinal yang dilakukan dalam 2 minggu terakhir.

Pada leg pertama, Fonseca dan anak asuhnya harus mengakui kekalahan ketika bertandang ke Old Trafford minggu lalu dengan skor telak 6-2. Dengan kekalahan tersebut setidaknya, Roma harus mencetak 4 gol tanpa balas untuk dapat lolos secara tandang.

Namun, ketika kedua tim tersebut bertanding dalam leg kedua, meski dirinya mampu memenangkan pertandingan dengan skor 3-2 ketika menjamu United di Stadio Olimpico, secara agregat United masih unggul dengan perbedaan gol agregat yang cukup jauh, yakni 8 untuk United dan 5 untuk AS Roma.

Dengan demikian, langkah Serigala Ibu Kota untuk mendapatkan trofi Europa League telah berakhir dan mereka hanya bisa berharap menyelesaikan musim dengan posisi akhir klasemen yang sebaik mungkin.

Selain itu, kekalahan tersebut menandakan gagal Fonseca untuk memberikan trofi kompetisi besar sebelum dirinya meninggalkan klub pada musim ini di akhir kontraknya pada bulan Juni mendatang, dan dirinya akan digantikan oleh sosok pelatih ternama Jose Mourinho yang akan mewarisi kursi kepelatihan hingga tahun 2024 mendatang.

Dikutip dari Football Italia, dikabarkan bahwa seusai pertandingan, kepada Sky Sports Italia, Fonseca mengatakan, “Saya pikir kami bermain baik dalam babak pertama di Manchester, sehingga kami kalah di ronde ini, tetapi kami tetap tampil baik di dua leg.”

“Saya pikir masih mungkin bagi kami untuk pergi ke babak final, bahkan ketika kami dipasangkan dengan Manchester. Masih mungkin, dan kami sempat memimpin di babak pertama di Old Trafford, tetapi kami bermain buruk di babak kedua.”

“Sulit untuk menang 4-0 di sini, tetapi kami telah berusaha sebaik mungkin dan berhasil mencetak 3 gol malam ini. Sayangnya, Manchester United berhasil memanfaatkan kesempatan yang mereka punya dengan baik.”

Terkait Mourinho dan akhir era kepelatihannya, pelatih asal Portugal tersebut menambahkan, “Saya kenal dengan Mourinho, kami berdua asal Portugal. Dirinya baik terhadap saya untuk saat ini dan kami memang berbicara. Saya rasa Mourinho tidak perlu saran dari saya.”

“Sebuah kehormatan bagi saya untuk menjadi pelatih Roma. Menjadi bagian dari persepakbolaan Italia membuat saya bangga. Saya banyak belajar dan masih banyak hal positif yang saya bisa kenang. Pengalaman ini adalah pengalaman yang cukup sulit, tetapi merupakan sebuah pengalaman yang sangat memuaskan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *