Inter Milan Yang Belum Lepas Dari Krisis Finansial

Flygoal.com – Menurut penuturan dari Direktur Olah Raga Inter Milan, Javier Zanetti yang dikutip oleh Football Italia, meski Inter Milan kini telah menjadi jawara liga, klub tersebut belum terlepas dari krisis finansial yang menimpa mereka di era pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.

La Beneamata baru saja mengkonfirmasi pihaknya menjadi peraih scudetto di musim ini dengan sisa 4 laga. Inter Milan memiliki 82 poin dan poin tersebut tidak mampu dikejar oleh Atalanta yang menempati posisi kedua dengan 69 poin.

Gelar juara di musim ini tentunya telah ditunggu-tunggu oleh pihak klub dan juga para fans, mengingat gelar ini merupakan gelar liga pertama setelah sebelas tahun terakhir kali mereka melakukannya di tahun 2010 silam.

Gelar juara ini pula yang membuat baik klub dan para fans setia Nerazzuri tengah dalam euforia keberhasilan mereka mengganggu dominasi rival, Juventus dengan menggagalkan raihan 10 juara liga berturut-turut.

Namun, meski demikian, Zanetti menyebutkan bahwa dalam euforia kemenangan liga di musim ini, masih ada hal besar yang harus dipahami dan diatasi, yakni krisis keuangan yang tengah melanda tim asal kota Milan ini.

Pemberitaan tersebut menjelaskan bahwa dengan Inter Milan yang mengalami kekurangan penghasilan akibat tidak ada pemasukan dari tiket masuk, Nerazzurri bisa saja dijual oleh Suning Group selaku pemilik klub. Terkait hal tersebut, Zanetti mengatakan, “Memang benar klub bisa saja dijual pada pertengahan musim. Kami mengalami masalah keuangan yang serius, bahkan jika kami bukan satu-satunya klub yang mengalaminya di saat sulit  seperti ini.”

“Saya melihat bahwa sebagai klub kami masih bisa berkembang. Sang pelatih telah melakukan sesuatu yang luar biasa selama dua tahun terakhir. Sekarang tergantung kita untuk meningkatkan mekanisme klub secara internal dan berusaha untuk meraih yang lebih baik.”

“Masalah keuangan tetap ada dan butuh beberapa tahun untuk menemukan kembali keseimbangan itu. Kami membutuhkan orang-orang kembali ke stadion untuk membuat para sponsor senang. Pada dasarnya, kembali normal seperti sedia kala.”

“Kami tidak boleh bersembunyi dalam momen sulit ini. Momen ini adalah momen yang sangat rapuh, tetapi kami harus mengambil langkah yang lebih besar. Kami membutuhkan strategi yang menjangkau secara menyeluruh ke semua hal yang bisa dijalankan dalam jangka waktu yang lama.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *