Mantan Petinggi Juve Sebut Rekrut CR7 Sebagai Pembelian Keliru

Flygoal.com – Pada tanggal 10 Juli 2018 silam, Juventus melakukan apa yang tidak mampu dilakukan oleh tim-tim Serie A pada saat itu, yakni mendatangkan pemain dengan kelas dunia seperti Cristiano Ronaldo dalam transfer dengan nilai yang diperkirakan mencapai 100 juta euro beserta 12 juta euro biaya lainnya.

Kedatangan sang pemain dari Real Madrid tersebut merupakan berita yang mengguncangkan sepak bola dunia dan juga Italia, mengingat pada saat itu nilai transfer Ronaldo saat itu merupakan nilai transfer yang cukup tinggi untuk seorang pemain sepak bola berumur 30an, serta menjadi pemain termahal yang pernah didatangkan oleh sebuah tim sepak bola Italia.

Tidak heran apabila dengan nilainya yang cukup tinggi dan dengan semua orang telah mengetahui bagaimana dirinya bermain di Real Madrid, ekspektasi orang-orang akan dirinya terhadap Juventus akan tinggi, termasuk memenangi liga Serie A dan Champions League.

Secara domestik, Cristiano Ronaldo mampu memenuhi ekpektasinya tersebut. Dirinya telah membantu tim asal Turin tersebut untuk menjuarai Serie A secara 2 musim berturut-turut, yakni di musim 2018-2019 dan 2019-2020.

Namun, Ronaldo, yang telah sukses di Champions League bersama Real Madrid, gagal melakukan hal yang sama untuk Bianconeri. Dalam 2 musim tersebut, Juventus harus keluar lebih cepat karena dikalahkan di fase gugur, dan di musim 2020-2021 ini juga demikian.

Kalah dengan FC Porto di leg pertama babak 16 besar dengan skor 2-1, Juve gagal untuk lolos meski dengan kemenangan 3-2 di leg kedua karena kalah agresivitas gol tandang, bahkan Ronaldo menjadi sasaran kritik atas tindakannya ketika menjadi pagar betis yang membuat FC Porto mampu mendapatkan gol kedua tandang tim asal Portugal tersebut.

Kekalahan di Champions League secara 3 musim berturut-turut tentu menimbulkan pertanyaan ‘apakah Juventus telah membuat keputusan bijak untuk membeli Ronaldo?’, terutama dengan pengalamannya yang sering memenangi Champions League bersama Los Blancos.

Selain itu, Juve juga harus menanggung akibat dari pembelian Ronaldo yakni pihak klub yang harus membayar gajinya yang merupakan salah satu yang termahal di klub di tengah krisis finansial sebagai akibat dari pandemi COVID-19.

Dikutip dari RT, dikabarkan bahwa salah satu petinggi Juventus, Giovanni Cobolli menyebut pembelian Ronaldo merupakan sebuah kesalahan, terutama dengan harga mahal yang harus ditebus klub. Dalam Radio Punto Nuovo, Cobolli mengatakan, “Cristiano Ronaldo merupakan pembelian yang salah? Tentu saja. Saya sudah mengatakannya sejak hari pertama, meski saya menghargainya juga sebagai juara yang hebat. Namun, dirinya terlalu mahal dan memiliki kondisi yang terlalu banyak untuk mendapatkannya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *