Pelatih Juara Serie A Musim Ini Sambut Baik Kedatangan Mou Ke Italia

Flygoal.com – AS Roma, salah satu tim besar Serie A Italia telah menyatakan bahwa pihaknya telah merekrut pelatih sepak bola asa Portugal, Jose Mourinho sebagai pelatih tim utamanya untuk musim 2021-2022 mendatang.

Perekrutan Roma tersebut dilakukannya setelah mereka tidak memperpanjang kontrak yang dimiliki oleh pelatih tim saat ini, Paulo Fonseca, sehingga dirinya akan meninggalkan Stadio Olimpico ketika musim 2020-2021 ini berakhir.

Pelatih yang sebelumnya dipecat oleh tim Big Six Premier League, Tottenham Hotspur tersebut akan menjadi pelatih I Lupi mulai pada tanggal 1 Juli nanti dan akan memiliki masa jabatan hingga tanggal 30 Juni 2024 mendatang.

Dengan menjadi pealtih AS Roma, pelatih yang kerap dikenal dengan julukan The Special One tersebut kini kan kembali berkiprah dibelantika persepakbolaan Italia setelah terakhir kali dirinya melakukannya bersama Inter Milan.

Kembalinya Mourinho ke Italia juga berarti dirinya akan kembali bersaing dengan salah satu rivalnya, Antonio Conte, yang kini menjadi pelatih Inter Milan yang baru saja menjuarai liga Serie A pada akhir minggu kemarin waktu setempat.

Bertemunya Conte dan Mourinho dalam satu liga bukanlah hal yang asing. Keduanya telah saling bersaing ketika mereka berkiprah di Premier League, yakni ketika Conte melatih Chelsea sementara Mourinho melatih Manchester United.

Pada saat itu, ketika kedua klub besar Premier League tersebut bertanding, tidak jarang intensitas pertandingan yang tinggi juga dirasakan oleh kedua pelatih, yang berujung keduanya saling berselisih. Bahkan, menurut The World Game, ada suatu masa ketika keduanya memiliki julukan terhadap satu sama lain, yakni Conte yang memanggil Mourinho sebagai ‘Pria Kecil’ dan  Mou memanggil Conte dengan sebutan ‘Badut’.

Namun, pada akhirnya Conte tetap bersikeras menghormati sang rival dan menyambutnya kembali ke liga Italia. “Berita tersebut merupakan berita baik untuk semua orang, saya berharap yang terbaik untuknya, kecuali ketika dirinya bertanding melawan Inter.”, ujar Conte kepada Le Iene.

“Tentu masih ada rasa hormat diantara kami.”, tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *