Serie A President Sebut Sistem Serie A Hampir Runtuh Akibat Covid-19

FlyGoal.com – Ditengah wabah COVID-19 yang hingga kini masih melanda berbagai negara di Eropa, termasuk Italia, kondisi persepakbolaan di negara, termasuk Italia tengah berada dalam situasi yang cukup mengancam keberadaan industri sepak bola di negara tersebut sendiri.

Dilansir dari Goal, dikabarkan bahwa presiden Lega Serie A, Paolo dal Pino telah memperingatkan pemerintah Italia bahwa sepak bola di Italia tengah berada di ambang kehancuran setelah pemerintah Italia memberlakukan peraturan pelarangan kehadiran penonton di stadion.

Sebelumnya, ketika jumlah kasus COVID-19 di negara tersebut sempat menurun di bulan September lalu, pemerintah Italia sempat memperbolehkan kembali para penonton dan fans sepak bola Italia untuk kembali ke stadion untuk menyaksikan tim dukungan mereka bermain, tetapi dengan syarat maksimal jumlah penonton adalah 1.000 orang perpertandingan.

Namun, karena jumlah kasus positif COVID-19 di negara tersebut kembali meningkat dalam beberapa waktu belakangan ini, Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte telah mengeluarkan peraturan yang lebih ketat guna memperlambat laju penyebaran virus yang berasal dari kota Wuhan di Tiongkok tersebut.

Peraturan baru yang telah dikeluarkan tersebut membuat tempat-tempat rawan keramaian seperti bar dan restoran harus menutup bisnisnya pada jam 6 sore tiap hari. Sementara itu, pusat olah raga dan gym akan tetap ditutup setidaknya hingga tanggal 24 November mendatang, kurang lebih 1 bulan lamanya.

Dengan demikian, olah raga profesional seperti sepak bola akan kembali dilakukan secara tertutup, seperti apa yang terjadi pada pertandingan imbang 1-1 antara AC Milan dengan AS Roma serta pertandingan antara Juventus dengan Barcelona di laga Champions League pertengahan minggu lalu juga dilakukan tanpa penonton.

Meski Dal Pino cukup mengapresiasi apa yang telah dilakukan untuk permasalahan ini, dirinya juga mempertanyakan ketatnya peraturan baru dan membayangkan apakah pemerintah mengetahui dampaknya terhadap sepak bola di Italia atau tidak.

Dirinya juga meminta kepada pemerintah agar memberikan bantuan secara ekonomi untuk mencoba memitigasi kerugian-kerugian keuangan yang dialami oleh pihak klub karena tidak adanya penonton yang hadir di stadion.

Kepada awak media, Dal Pino mengatakan, “Saya harap pemerintah dapat memahami nilai dari sepak bola sebagai sebuah industri, diluar maksud lain.”

“Kami sangat khawatir, kami tengah berada dekat dalam kehancuran dan saya takut perekonomian negara akan merasakan dampak berat dari kebijakan yang membatasi yang telah diberlakukan.”

“Kesehatan memang sesuatu yang diutamakan tetapi penting bagi kita untuk melakukan hal yang penting, melakukan perencanaan jangka menengah dan panjang dan memikirkan dari konsekuensi atas kebijakan.”

“Efek samping dari peraturan yang telah diterapkan saat ini telah terasa dari berbagai sektor, termasuk sektor kami, yakni sepak bola yang merugi sebesar 600 juta euro dalam tahun 2020 karena penutupan stadion.”

“Kami berharap perhatian dan sensitivitas dari pemerintah. Perdana Menteri telah menyatakan dengan jelas bahwa sektor yang terkena dampak penutupan ini akan mendapatkan bantuan ekonomi dan kami berharap industri seperti kami yang telah menyumbangkan dana sebesar 1 miliar euro dalam bentuk pajak akan mendapatkan apa yang telah diumumkan tersebut.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *