Terkait ESL, Juve Terancam Didepak dari Serie A

Flygoal.com – Musim ini tampaknya merupakan musim yang buruk bagi Juventus. Mereka gagal untuk mempertahankan gelar juara di musim ini oleh Inter Milan, mereka harus keluar dari Champions League di babak 16 besar oleh FC Porto, dan kini keterkaitan mereka dengan European Super League (ESL) membuat klub asal Turin tersebut teracanm didepak dari liga Serie A musim depan.

Dilansir dari Football Italia, dikabarkan bahwa pihak federasi sepak bola Italia, FIGC telah memberikan ancaman kepada pihak Juventus yang hingga kini masih menjadi bagian dari proyek besutan Florentino Perez tersebut apabila mereka masih  bersikukuh mendukung dijalankannya ESL, maka mereka tidak lagi diperbolehkan untuk bermain di Serie A di musim depan.

Sebelumnya, ESL sebagai sebuah proyek kompetisi baru diluncurkan oleh Juventus dan 11 klub besar lainnya, seperti big six Premier League (Manchester United, Manchester City, Liverpool, Arsenal, Tottenham Hotspur, dan Chelsea), Inter Milan, AC Milan, dan tiga besar klub La Liga (Real Madrid, FC Barcelona, dan Atletico Madrid).

Namun, badai protes langsung menerpa proyek tersebut dengan cepat. Seluruh pihak yang aktif dalam dunia sepak bola, baik pemain maupun para fans mengecam keras atas proyek tersebut dan melakuakn protes massal agar klub-klub tersebut mundur.

Akibat dari protes tersebut, big six Premier League, Inter Milan, AC Milan, dan Atletico Madrid memutuskan untuk mundur, tetapi 3 klub sisanya, yakni Real Madrid, FC Barcelona, dan Juventus dikabarkan masih bertahan.

UEFA sendiri telah mencanangkan larangan berpartisipasi di kompetisi Eropa (Champions League dan Europa League) bagi pihak yang masih bertahan, dan kali ini, bagi Juventus sendiri muncul ancaman baru, yakni larangan bermain di Serie A.

Presiden FIGC, Gabriele Gravina menyebutkan ancaman tersebut dalam sebuah konferensi pers, dengan mengatakan, “Ketika klub menerima untuk ambil bagian di Liga Italia (Serie A), mereka menerima prinsip badan internasional. Jelas kalau Juventus tidak mau menerima prinsip-prinsip ini, mereka akan dicoret dari liga domestik.

“Saya minta maaf, saya melihat beberapa fans yang khawatir pagi ini, tapi semuanya harus menghormati aturan.”

Pemberitaan tersebut juga menyebutkan bahwa walaupun memberi ancaman hukuman, Gabriele Gravina sendiri juga berharap bisa memediasi Juventus dan UEFA untuk menyelesaikan polemik ESL  ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *