Leonardo Araujo yang Menjadi Pusat Perhatian

FlyGoal.com – Direktur Olah Raga Paris Saint Germain, Leonardo Araujo kini kembali jadi pusat perhatian dalam industri sepak bola Prancis. Pasalnya, PSG Talk mengabarkan bahwa Leonardo Araujo telah menjadi sasaran kritik yang datang dari mantan pelatih Paris Saint Germain, Luis Fernandez yang mengatakan sang direktur tidak menghormati sejarah klub dan memintanya untuk menghormatinya.

Penyataan tersebut datang ketika Leonardo diwawancarai oleh PSG TV yang menanyainya beberapa hal, dan ketika pewawancara menanyakan Leonardo terkait hubungan antara kota Paris dengan sepak bola, Leonardo memberikan komentar yang cukup mengundang tanya.

Dikutip dari L’Equipe, dirinya menjawab, “Paris bukan benar-benar kota sepak bola. Kota sepak bola adalah Marseille. Di Paris sendiri masih banyak yang harus dilakukan.”

Mendengar jawaban dari Leonardo yang seakan tidak mengakui Paris memiliki hubungan yang erat dengan sepak bola, Fernandez yang memang telah memiliki hubungan sejarah yang kuat kala menjadi pemain dan pelatih, tidak heran maka dirinya tidak menyukainya.

Dikutip dari Le Parisien, Fernandez mengatakan, “Ketika saya mendengarnya, saya tidak tahan. Saya tidak setuju.”

“Saya tidak memiliki opini yang sama dengannya sama sekali. Saya memahami bahwa ketika dirinya melewati MTP, Leonardo menghabiskan 10 tahun di sana. Benar bukan?

“Sementara Rai, dirinya menyukai klub. Bahkan Ricardo (Ricardo Gomes), bahkan Valdo. Mereka tidak menghabiskan waktu di klub selama 1 tahun dan kemudian pindah ke klub lain. Mereka menyukai PSG, dan kita tidak bisa mengambil rasa suka tersebut terhadap para pemain asal Brasil tersebut. Leonardo meninggalkan klub setelah satu tahun. Sehingga apabila dirinya berbicara mengenai budaya, Anda harus tahu apa yang dibicarakan.”

Tidak hanya itu, Fernandez sendiri juga meminta Leonardo untuk menghargai sejarah klub yang berdiri sejak tanggal 12 Agustus 1970 tersebut dan mengenang jasa para tokoh yang telah berjasa untuk membangun klub asal kota Paris tersebut hingga menjadi klub kuat seperti saat ini.

Dirinya menambahkan, “Ya, terdapat hubungan antara sepak bola dengan kota Paris. Pertama-tama, Leonardo telah menghormati semua pemain yang telah memakai seragam dan yang kini telah tiada. Saya bicara tentang nama-nama seperti Thierry Bacconnier, Luc Borelli, Michel N’Gom. Para pelatih juga demikian.”

“Mengenai fans, saya tidak menyukai cara dirinya menyikap pertanyaan itu. Karena ada dua atau tiga suporter yang tewas, dengan salah satu diantara mereka tewas beberapa waktu belakangan ini, serta Anda harus memikirkan orang-orang tersebut yang telah mencintai jersey klub dengan rasa bangga dan membelanya.”

“Terdapat budaya dari para pendukung PSG.”

Sesuai perkataan dari Fernandez, Araujo sendiri memang sempat membela Paris Saint Germain pada musim 1996-1997 silam.  Pada musim tersebut, Leonardo merupakan salah satu pemain Brazil yang sempat merasakan sukses di klub tersebut dengan mencetak 10 gol dalam 43 pertandingan di semua kompetisi. 

Namun, pada musim kedua (1997-1998), dirinya hanya bermain dalam 2 pertandingan sebelum akhirnya hengkang ke AC Milan, klub tempat dirinya mendulang kesuksesan dan berhasil mencetak 28 gol dalam 4 musimnya bersama Rossoneri hingga musim 2000-2001.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *