Wijnaldum Tidak Merasa Senang di Paris

Flygoal.com – Gelandang asal Belanda, Georginio Wijnaldum dikabarkan tidak merasa senang dengan situasi yang dialaminya di Paris Saint Germain, yakni dirinya yang kini tidak kunjung dijadikan starter tetap, tetapi dirinya tetap berusaha untuk optimis.

Setelah kontraknya berakhir dengan Liverpool, Wijnaldum kemudian memilih untuk membela Paris Saint Germain, meski sempat dikaitkan dengan FC Barcelona, klub di mananya mantan pelatih tim nasional Belanda, Ronald Koeman melatih.

Ketika bergabung bersama Paris Saint Germain, Wijnaldum yang terbukti memiliki kualitas tinggi di lini tengah sempat diprediksi menjadi salah satu pemain penting dalam skuad utama Mauricio Pochettino untuk merebut kembali gelar juara Ligue 1 di musim ini.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Dirinya justru belum mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya karena Pochettino yang masih memberikan jam main yang sedikit kepada mantan pemain Newcastle United tersebut. Pelatih asal Argentina tersebut lebih memilih untuk memainkan Idrissa Gueye dan Marco Verrratti.

Dilansir dari Goal, Wijnaldum mengutarakan rasa frustasinya saat dirinya bergabung bersama tim nasional Belanda dalam rangkaian Kualifikasi Piala Dunia 2022. Dalam sebuah konferensi pers sebelum pertandingan melawan Gibraltar, Wijnaldum mengatakan, “Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya benar-benar bahagia.”

“Situasinya tidak seperti yang saya inginkan. Saya telah banyak bermain dalam beberapa tahun terakhir, selalu fit dan juga bermain dengan sangat baik. Situasi ini adalah sesuatu yang berbeda dan perlu membiasakan diri. Saya benar-benar menantikan langkah baru dan kemudian ini terjadi. Itu sangat sulit.”

“Inilah sepakbola dan saya harus belajar menghadapinya. Saya seorang petarung. Saya harus tetap positif dan bekerja keras untuk membalikkan keadaan.”

Dengan Ligue 1 yang masih berjalan, masih ada kesempatan bagi Wijnaldum untuk membuktikan dirinya pantas dijadikan starter dalam pertandingan-pertandingan Paris Saint Germain. Namun, apabila hal tersebut tidak terjadi, maka tidak tertutup kemungkinan sang gelandang akan berpikir dua kali untuk tetap bertahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *