Aguero Katakan Separuh Nyawa Messi Hilang Saat Meninggalkan Barcelona

Sergio Aguero menyaksikan sendiri betapa Lionel Messi patah hati kala harus meninggalkan Barcelona. Messi seperti kehilangan separuh nyawanya.

Lionel Messi mesti meninggalkan Barcelona pada musim panas tahun ini setelah kontraknya habis dan gagal diperbarui. Barcelona terbelit krisis finansial sehingga tidak mampu membayar gaji Messi, kendati si pemain sudah bersedia memangkas bayarannya.

Itu menandai berakhirnya kebersamaan Messi dan Barcelona yang sudah terjalih selama 21tahun. Bintang asal Argentina tersebut lantas bergabung dengan Paris Saint-Germain.

Kenyataan harus berpisah dengan Barcelona begitu sulit diterima Messi, meski musim sebelumnya ia sempat bersikeras ingin pergi. Musim itu ia kecewa dengan Barcelona di bawah kepemimpinan Josep Maria Bartomeu, yang kemudia berujung ke pergantian presiden.

Di bawah Joan Laporta, Barcelona mulai berbenah sehingga Messi pun sudah merasa yakin untuk bertahan. Ironisnya, ia justru mesti pergi saat sudah berniat bertahan.

Sergio Aguero menceritakan bagaimana sahabatnya, Lionel Messi, begitu terpukul dengan fakta mesti angkat kaki dengan fakta mesti angkat kaki dari Camp Nou. Barcelona sudah menjadi bagian hidupnya sejak anak-anak.

“Itu moemen yang mengejutkan. Dia sangat terluka. Ketika saya mengetahui berita itu, saya tidak percaya,” ungkap Sergio Aguero kepada El Pais dikutip Football365.

“Hari Sabtu itu saya mengunjunginya di rumah. Dan karena karakter saya, karena saya sebelumnya tidak bisa sering menemuinya, saya mencoba membuatnya melupakan apa yang terjadi.”

“Saya bisa melihat kalau dia seperti setengah hidup-setengah mati dan saya mencoba mengalihkan pikirannya. Saya memberi tahunya soal tim Esports saya dan berbagai hal yang kami lakukan,” kata mantan penyerang Manchester City ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *