Lionel Messi Dulu Ingin Pergi, Bertahan Dan Sekarang Mau Tak Mau Harus Pergi

Flygoal.com – Lionel Messi sekarang mau tidak mau harus meninggalkan Barcelona. Padahal, tahun lalu ia yang meminta pergi dari Camp Nou.

Publik masih mengingat jelas apa yang terjadi pada Agustus 2020, saat ia mengirim burofax ke kantor Barcelona, yang saat itu dipimpin Josep Maria Bartomeu. Isinya meminta pergi dari Barcelona, dengan cara mengaktifkan klausul dalam kontraknya.

Ia memang boleh pergi secara cuma-cuma setahun sebelum kontraknya berakhir. Masalahnya, klausul itu otomatis hangus pada 30 Juni 2020, sementara Messi baru meminta keluar sekitar dua bulan setelahnya.

Messi tidak mungkin pindah di bulan Juni, karena Barcelona saat itu masih bertanding. Biasanya, bulan Juni adalah masa libur kompetisi. Namun pandemi Covid-19 menggeser banyak jadwal sepakbola Eropa, bahkan ada yang dihentikan. 

Ia ingin menuntaskan kewajibannya dulu, kemudian cabut. Ia juga mengaku diberi jaminan bahwa klausul itu bisa diaktifkan nanti sesusai musim kompetisi 2019/2020 usai, meski telah melewati batas waktu.

Namun saat ia hendak meminta keluar, Barcelona malah memakai alasan klausul yang akan ia gunakan sudah kadarluasa. Bahkan LaLiga sampai turun tangan mencegah kepergian Messi, membela Barcelona. 

Messi ingin pergi bukan karena tidak mencintai Barcelona, namun ia sudah muak dengan car aBartomeu menjalankan klub, yang dianggapnya tapa perencanaan jelas.

“Aku tidak senang dan ingin pergi. Aku belum diizinkan dengan cara apapun untuk pergi dan aku akan bertahan di klub agar tidak terlibat sengketa hukum. Manajamen klub yang dipimpin (presiden Josep Maria) adalah bencana,” kata Messi kepada Goal saat itu. 

Namun kondisinya berbeda saat Bartomeu cabut dan digantikan Joan Laporta. Restrukturisasi klub ke arah yang benang membuat Messi ingin lanjut dan siap pensiun di Barcelona. 

Tapi malah situasinya yang tidak berpihak dikarenakan keuangan Barcelona yang morat-marit membuat mereka tidak mempertahankan Messi. Bahkan LaLigayang dulu melarangnya pergi kini tidak bisa berbuat apa-apa.

Barcelona terbentur aturan salary cap yang ketat dan Messi sebesar apapun keinginannya untuk bertahan, kini terpaksa angkat kaki.

“Tahun lalu, saya tidak ingin bertahan dan sudah mengatakannya. Tapi tahun ini, saya ingin bertahan dan kenyataannya malah tidak bisa,” kata Messi dalam jumpa pers perpisahannya, Minggu (08/08), dikutip Sky Sports.

“Saya tidak siap untuk pergi dari Barcelona. Sejujurnya, dengan segala omong kosong terkait burofax, saya yakin dengan apa yang ingin saya katakan.”

“Kami pikir kami akan bertahan di Barcelona. Masa-masa yang kami lewati di sini betul-betul luar biasa,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *