Mantan Pemain Barca Buka Suara Terkait Pelepasannya oleh Klub

Flygoal.com – Menurut Football Espana, dikabarkan bahwa mantan pemain FC Barcelona, Matheus Fernandes telah buka suara terkait pelepasannya dari klubnya tersebut beberapa waktu allu.

Sebelumnya, Fernandes sendiri didatangkan Blaugrana pada bulan Januari 2020 silam. Pada saa itu, klub tersebut mengumumkan bahwa mereka mencapai kesepakatan dengan Palmeiras, klub liga Brasil untuk transfer Fernandes sebelum kemudian dipinjamkan langsung ke Real Valladolid.

Dikabarkan bahwa FC Barcelona telah sepakat dengan nilai transfer yang mencapai €7 juta, dengan potensi €3 juta sebagai tambahan lainnya. Dengan kontraknya yang berdurasi hingga tahun 2025, Fernandes sendiri sempat diprediksi sebagai pemain gelandang yang akan menggantikan posisi Sergio Busquets yang semakin menua di tim utama asuhan Ronald Koeman.

Namun, ketika dirinya bermain untuk FC Barcelona, dirinya hanya bermain 1 pertandingan saja, yakni dalam pertandingan Champions League melawan Dynamo Kyiv dalam fase grup di musim lalu. Pada saat itu dirinya bermain sebagai pemain pengganti dan bermain untuk 17 menit.

Menurut pemberitaan dari MARCA, disebutkan bahwa Fernandes diberi informasi bahwa dirinya bukan lagi menjadi pemain klub asal Catalunya tersebut melalui surat elektronik saja.

Tidak heran apabila sang pemain merasa kesal dan kecewa terhadap tindakan klub yang melepasnya begitu saja tanpa adanya kejelasan. Berbicara kepada Globoesporte, Fernandes menceritakan bagaimana perasaan yang dirasakannya ketika dirinya dipecat melalui surat elektronik belaka.

“Saya tidak tahu sama sekali jika Barcelona memutus kontrak saya, dan saya tidak percaya ketika mereka bilang itu. Saya sedang di rumah, saya rencananya mau jalan-jalan dengan istri saya dan kemudian klub menanyakan apakah saya punya alamat email. Saya konfirmasi dan langsung menerima email tersebut.”, ujarnya.

“Saya tidak paham soal surat itu, dan bertanya kepada manajer serta pengacara saya. Mereka bilang itu surat pemecatan. Waktu berlalu dan kemudian nama saya sudah ada di media-media. Tidak ada pembicaraan dahulu, tidak ada. Bahkan tidak ada ucapan ‘halo’ ataupun ‘selamat tinggal’.

Saya selalu mengimpikan bermain di Barcelona sejak kecil. Ketika saya ada di sana, saya malah tidak diperlakukan seperti pesepakbola. Saya bilang kepada direktur bahwa saya tidak dianggap sebagai pemain profesional Barcelona.”

“Saya adalah pemain Barcelona dan ingin diperlakukan sama seperti lainnya. Pemain lain ada sesi presentasi, saya tidak. Saya kecewa. Dari luar saya lihat sepertinya menyenangkan, tapi segalanya berbeda ketika saya berada di dalamnya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *