Mantan Penyerang Real Madrid Putuskan Untuk Pensiun

Flygoal.com – Setelah sekian lama tidak mendapatkan klub, akhirnya mantan penyerang Real Madrid, Klaas-Jan Huntelaar memutuskan untuk mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola di usianya yang kini mencapai 38 tahun.

Mantan penyerang tim nasional Belanda tersebut memulai karirnya sebagai pesepakbola profesional bersama dengan tim Eredivisie, PSV Eindhoven pada tahun 2002 silam, tetapi di klub tersebut Huntelaar terlalu sukses dan seringkali dipinjamkan ke klub lain sebelum direkrut oleh Heerenveen pada tahun 2004.

Bersama Heerenveen Huntelaar mulai bangkit. Dirinya berhasil mencetak gol sebanyak 39 gol dari 61 penampilan yang dirinya mainkan. Penampilannya tersebut membuat Ajax Amsterdam pada saat itu terkesan dan merekrutnya pada tahun 2005.

Di Ajax Amsterdam, pemain yang dijuluki The Hunter tersebut mencapai puncak karirnya. Total sebanyak 105 gol dari 136 penampilan di seluruh kompetisi telah dicapai sang penyerang dan menjadikannya salah satu talenta serang berbakat yang merumput dalam persepakbolaan Belanda.

Performa gemilangnya bersama Ajax Amsterdam membuat Real Madrid terkesan dan akhirnya meminangnya pada musim 2008/2009. Akan tetapi transfernya ke Santiago Bernabeu merupakan momen buruk bagi Huntelaar karena pada saat itu dirinya hanya mampu mencetak 8 gol dari 20 pertandingan.

Tidak hanya itu, di tahun 2009 Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema direkrut oleh Real Madrid dan membuat kesempatan bermainnya semakin sedikit. Akibatnya, dirinya memutuskan untuk hengkang dari Real Madrid dan pergi ke AC Milan, tetapi bersama klub Serie A tersebut tidak ada peningkatan dalam karirnya.

Akhirnya dirinya hengkang ke Schalke 04 dan bersama klub Bundesliga itulah The Hunter bangkit kembali. Sebanyak 126 gol dari 240 penampilan telah dirinya dapatkan bersama Die Konigsblauen sebelum akhirnya dirinya kembali ke Ajax Amsterdam.

Di masa keduanya bersama tim top Belanda tersebut, Huntelaar berhasil mencetak 53 gol dan di musim lalu, dirinya kembali lagi bersama Schalke sebelum tim tersebut akhirnya terdegradasi.

Di akhir musim lalu, dirinya berstatus tanpa klub, tetapi tidak ada tawaran yan datang untuknya sampai bursa transfer musim panas ditutup beberapa waktu lalu. Selain itu, dengan usianya yang juga tidak muda lagi membuat sang penyerang untuk gantung sepatu.

Selama karirnya, dirinya berhasil menyabet dua gelar Eredivisie, tiga trofi Piala KNVB, tiga gelar Johann Cruyff Shield, DFB-Pokal, dan Piala Super Jerman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *