Masalah Potong Gaji Munculkan 2 Kubu dalam Barcelona

FlyGoal.com – Menurut pemberitaan dari media asal Spanyol, MARCA dikabarkan bahwa kebijakan pemotongan gaji yang ingin dilakukan Barcelona membuat munculnya 2 kubu dalam tim utama tim asal daerah Catalunya tersebut.

Ditengah wabah COVID-19 yang hingga kini masih melanda berbagai negara di Eropa, termasuk Spanyol, kondisi keuangan klub-klub sepak bola yang berada di Spanyol juga merasakan dampaknya, yakni kurangnya pemasukkan yang salah satunya berasal dari hadirnya penonton ke pertandingan, sejak pemerintah dan La Liga memutuskan bahwa pertandingan-pertandingan dilakukan secara tertutup tanpa penonton.

Hal ini juga dirasakan oleh Barcelona. Dipenuhi dengan pemain-pemain kelas dunia, tentu hampir sebagian besar dari keuangan yang dimiliki oleh klub asal daerah Catalunya tersebut dialokasikan untuk membayar gaji para pemain yang tidak sedikit.

Football Espana melaporkan bahwa diperkirakan klub tersebut akan terus mengalami kerugian keuangan hingga tahun 2021 mendatang setelah merugi sebesar 200 juta poundsterling, dan untuk menanggulangi masalah ini, presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu berencana untuk membuat kebijakan untuk memotong gaji pemain sebesar 30% untuk membantu keuangan klub agar tidak mencapai titik terbawah.

Beberapa pemain menyatakan persetujuannya dengan kebijakan yang akan dilakukan ini, seperti adalah Marc Andre Ter Stegen, Sergino Dest dan Clement Lenglet. Bahkan, Ter Stegen dan Clement beserta 2 pemain lain yakni Gerard Pique dan Frenkie De Jong telah diperpanjang kontraknya bersama klub tersebut, dengan jumlah gaji yang nantinya disesuaikan dengan kondisi keuangan klub.

Namun, niat baik dari klub tersebut tidak membuat semua pemain untuk setuju. Menurut MARCA, dikabarkan bahwa beberapa pemain klub tersebut telah menandatangani solak penolakan untuk pemotongan gaji tersebut, salah satunya adalah Messi dan Pique sebelum pada akhirnya kontraknya diperpanjang.

Meski demikian, munculnya 2 kubu ini masih belum dapat terlihat secara jelas dari pergerakan-pergerakan dan sikap para pemain, dan mengingat mereka baru saja menang dalam laga perdana Champions League mereka melawan Ferencvaros, masih belum dapat ditentukan seberapa jauh keharmonisan para pemain satu sama lain ke depannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *