Pemain Jadi Korban Rasisme, Valencia Sempat Mogok Main

Flygoal.com – Lagi-lagi insiden rasisme terjadi dalam sepak bola. Kali ini, insiden tersebut terjadi dalam laga La Liga antara Cadiz melawan Valencia di Estadio Ramon de Carranza pada hari Minggu kemarin. Dikabarkan bahwa pemain Valencia, Mouctar Diakhaby yang menjadi korban dalam insiden ini.

Dalam pertandingan tersebut, Cadiz sempat unggul terlebih dahulu dengan gol dari Juan Cala di menit ke-14. Kemudian, Valencia berhasil menyamakan kedudukan dengan gol dari penyerang asal Prancis, Kevin Gameiro pada lima menit berikutnya.

Insiden rasisme tersebut terjadi pada menit ke 30. Pada saat itu, dikabarkan bahwa Juan Cala mengatakan hal yang bersifat diskriminasi ras kepada Diakhaby yang memicu kericuhan yang melibatkan para pemain dari kedua tim.

Setelahnya, para pemain Los Che memutuskan untuk mogok bermain dan berjalan meninggalkan lapangan menuju ke ruang ganti dan tinggal di sana sebagai bentuk solidaritas terhadap Diakhaby yang menjadi korban tindakan tidak terpuji tersebut.

Pihak Valencia berada di ruang ganti selama 20 menit sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke lapangan dan melanjutkan pertandingan. Kembali bermain, Diakhaby tidak lagi bermain dan pihak Valencia menurunkan Hugo Guillamon, sementara Juan Cala dari sisi Cadiz tetap bermain hingga akhir babak pertama.

Pihak Valencia tersebut menyatakan bahwa keputusan untuk kembali bermainnya mereka dalam pertandingan tersebut merupakan permintaan dari Diakhaby dan pihak klub menghormati keputusannya dalam menghadapi insiden ini.

Pada akhirnya, Cadiz merupakan pemenang dari pertandingan ini dengan mereka berhasil membalikkan kedudukan dengan gol dari Marcos Mauro jelang akhir pertandingan. Meski menang, pihak tuan rumah tetap mengecam apa yang telah terjadi dalam pertandingan ini dan dikabarkan mereka siap menerima sanksi yang berlaku jika pemainnya terbukti melakukan tindakan tak terpuji tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *