Real Madrid Lagi Dihantam Banyak Masalah

Real Madrid

Flygoal.com – Rotasi Zinedine Zidane berakhir bencana saat Real Madrid digebuk Valencia 1-4. Kabarnya pilihan line-up Zidane dipertanyakan pemain-pemainnya sendiri.

Memenuhi tantangan Valencia, Senin (09/11) dini hari WIB, Madrid memang tidak bisa memainkan Eden Hazard dan Casemiro akibat terinfeksi virus Corona. Kendati demikian, Zidane justru menggusur Ferland Mendy dan Toni Kroos ke bangku cadangan untuk mengakomodasi Marcelo dan Isco.

Padahal, performa Marcelo sudah lama menurun. Statistik menunjukkan, Madrid selalu kalah di LaLiga sejak awal musim 2019/2020 ketika bek kiri senior Brasil itu menjadi starter. Sebaliknya, El Real justru tidak terkalahkan ketika memainkan Mendy sejak awal.

Sedangkan Isco selama ini tidak pernah benar-benar bisa mengamankan tempat di tim inti Real Madrid. Pada musim ini, gelandang Spanyol itu Cuma bermain 260 menit di enam pertandingan liga dan belum berkontribusi dengan gol atau pun assist.

Menurut laporan Marca, line-up pilihan Zidane di laga tandang melawan Valencia mengejutkan tidak hanya fans, melainkan para direktur dan pemain-pemain Madrid. Pasalnya, di ruang ganti mereka tahu betul siapa yang sedang tampil oke dan siapa yang sedang redup.

Sejumlah pemain Madrid diyakini tercengang dengan susunan pemain pilihan Zidane, mengingat tidak dipanggil Timnas PRancis untuk melakoni laga internasional dalam waktu dekat. Alhasil, layak dipertanyakan mengapa Mendy diparkir bahkan pada akhirnya sama sekali tidak dimainkan.

Sementara Kross dipastikan masuk dalam daftar pemain timnas Jerman. Namun, Kroos hanya dimainkan di 15 menit terakhir pada pertandingan di Mestalla. Padahal pemenang Piala Dunia 2014 itu merupakan satu-satuan pemain yang paling dihormati di ruang ganti sekaligus paling konsisten.

Pada prosesnya, Madrid kalah di Mestalla dengan cara yang sulit dipercaya. Empat gol balasan Valencia terlahir dari tiga penalti dan satu gol bunuh diri yang diciptakan Raphael Varane. Marcelo menjadi salah satu pemain yang membuat timnya sendiri terhukum.

“Saya kira taktik Valencia tidak lebih baik daripada kami. Saya pikir kami sudah bersiap dengan baik untuk pertandingan. Saya bertanggung jawab atas segalanya karena saya harus mencari solusi-solusi selama pertandingan dan kami tidak mengubah apapun setelah keboolan,” ucap Zidane setelah Real Madrid tumbang di tangan Valencia.

Tidak hanya masalah taktik, Real Madrid juga harus berhadapan dengan masalah lain. Yaitu masalah badai cedera dimana Karim Benzema mengalami sedikit masalah cedera otot adductor karena terlalu sering dimainkan.

Seperti yang diketahui, Karim Benzema mempunyai peran sebagai penyerang tengah Real Madrid tidak pernah tergantikan. Karim Benzema memang mengemban tugas sebagai mesin gol utama Los Blancos, setelah Cristiano Ronaldo diboyong Juventus sejak tahun 2018.

Meski ada beberapa pemain lainnya, seperti Luka Jovic dan Mariano, tetap saja Benzema menjadi pilihan utama pelatih Zinedine Zidane. Musim 2019 kemarin, Benzema bermain 37 kali di Liga Spanyol.

Dilansir dari Marca, Karim Benzema terus dimainkan di awal musim ini. Sudah delapan kali pemain asal Prancis itu diturunkan sebagai starter alias tidak pernah absen.

Benzema sangat berkontribusi untuk menjebol gawang lawan. Empat gold an tiga assist sudah dicatatkannya sejauh ini.

Meski begitu, Benzema juga manusia. Terlalu sering dimainkan, dirinya bisa kena cedera.

Teranyar, Real Madrid menghadapi Valencia di lanjutan LaLiga dan kalah 1-4 pada akhir pekan kemarin. Benzema ditarik keluar di menit ke-76 serta terlihat kesakitan.

Ternyata, cedera otot adductor yang pernah dideritanya kambuh. Benzema langsung mendapat perawatan.

Beruntung, Real Madrid mengumumkan bahwa kondisi Benzema baik-baik saja. Benzema harus beristirahat selama satu minggu. Untungnya juga, kompetisi bakal jeda internasional pada pekan depan sehingga Benzema bisa fokus untuk memulihkan cederanya.

Karim Benzema diyakini bakal tampil untuk pertandingan Real Madrid selanjutnya. Los Blancos akan menjamu Villareal pada hari sabtu (21/11) mendatang.

Tentu, cedera Benzema bisa kapan saja kambuh. Sehingga rotasi untuknya tidak bisa terelakkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *