UEFA Hentikan Proses Hukum Terhadap Tiga Klub Pencetus European Super League

Flygoal.com – Drama terkait European Super League (ESL) tampaknya telah berakhir. Pasalnya, UEFA selaku organsasi sepak bola Eropa telah menghentikan proses hukum yang mereka sempat tujukan kepada 3 klub pencetus ESL: Real Madrid, FC Barcelona, dan Juventus.

Ketiga klub tersebut hingga kini tetap menjadi pencetus dan pendukung terselenggaranya ESL sebagai kompetisi tandingan bagi kompetisi Champions League dari UEFA. Sebelumnya, beberapa klub besar Eropa lain seperti Enam Besar Inggris( Manchester City, Manchester United, Chelsea, Liverpool, Arsenal, dan Tottenham Hotspur) beserta Inter Milan, AC Milan, dan Atletico Madrid juga merupakan pencetus kompetisi tersebut, tetapi mereka mundur dari posisinya akibat protes keras dari para penikmat sepak bola Eropa.

Dengan Real Madrid, FC Barcelona, dan Juventus yang masih bersikukuh untuk menjalankan ESL, UEFA sempat mengancam ketiga klub tersebut dengan hukuman berat, salah satunya adalah dilarangnya ketiga klub tersebut untuk bermain lagi di Champions League.

Namun, ketiga klub raksasa tersebut tidak pantang menyerah untuk mempertahankan proyek mereka. Dikabarkan dari Daily Mail bahwa mereka menuntut balik UEFA ke pengadilan Uni Eropa pada minggu lalu dan kini telah ditetapkan bahwa ketiga klub tersebut telah bebas dari ancaman hukuman yang akan dijatuhkan UEFA dan pihak UEFA sendiri harus mengikuti keputusan pengadilan tersebut.

Selain itu, terkait keputusan pengadilan tersebut, pihak UEFA telah memberikan pernyataan resmi bahwa mereka telah membatalkan proses hukum kepada ketiga klub  ESL tersebut. Pernyataan tersebut berbunyi, “Menyusul adanya gugatan hukum kepada FC Barcelona, Juventus FC, dan Real Madrid CF terkait adanya kompetisi ilegal yang melanggar aturan UEFA, yakni ‘Super League’, maka Komisi Banding UEFA memutuskan bahwa hari ini gugatan hukum dibatalkan, dan menyatakan bahwa proses hukum tersebut tidak pernah terjadi.”

Daily Mail juga menjelaskan bahwa keputusan pembatalan proses hukum tersebut, menurut Press Association, tidak sejalan dengan kepentingan yang dimiliki oleh UEFA. Meski demikian, UEFA menekankan bahwa mereka tetap menentang adanya ESL dan tengah mencoba untuk menghindari terjadinya eksodus seperti yang telah terjadi beberapa waktu lalu ke kompetisi pesaing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *