Xavi Siap Melatih Mantan Timnya

Flygoal.com – Dalam dunia sepak bola, tidak jarang mantan pesepakbola yang beralih menjadi pelatih tim sepak bola kembali ke tim lamanya untuk melatih di sana. Bebarapa pelatih yang merupakan mantan pelatih sudah pernah melakukannya: Frank Lampard di Chelsea, Zinedine Zidane di Real Madrid, Andrea Pirlo di Juventus, Pep Guardiola di FC Barcelona, keempat pelatih ternama tersebut sudah kembali ke klub lamanya untuk melatih.

Kali ini, mantan pemain FC Barcelona dan pelatih klub Al Sadd, Xavi Hernandez memiliki kesempatan untuk mengikuti jejak-jejak para pelatih tersebut. Namanya kerap kali dihubungkan dengan Blaugrana dalam beberapa waktu terakhir, bahkan dirinya telah dikaitkan kuat sebanyak dua kali.

Kali pertama adalah ketika dirinya dikabarkan telah ditawari oleh Barca untuk kembali ke Barcelona untuk menjadi pelatih menggantikan Quique Setien yang gagal tampil maksimal bersama tim di musim 2019-2020. Namun pada saat itu dirinya menolak penawaran tersebut dan membuat klub La Liga tersebut menunjuk mantan pemain mereka lainnya, Ronald Koeman untuk menjadi pelatih.

Kali kedua mantan gelandang tersbeut kembali dihubungkan dengan mantan klubnya adalah setelah musim 2020-2021 berakhir, yakni ketika Koeman dikabarkan akan dipecat akibat gagal menjuari liga di musim itu, tetapi klub memutuskan untuk mempertahankan jasa Koeman dan membiarkannya melatih untuk satu musim lagi sesuai dengan kontraknya yang akan berakhir di tahun 2022 mendatang.

Meski demikian, menjadi pelatih FC Barcelona dikabarkan menjadi impian sang pelatih dan menurut ESPN, Xavi mengatakan bahwa dirinya siap untuk melatih Barca suatu saat nanti. Dirinya mengatakan, “Saya mengerti orang-orang mungkin berpikir saya tidak siap, tapi saya ingin menegaskan kalau saya siap.”

“Saya mengenal klubnya, lingkungannya… saya pelatih di level profesional, bukan anak-anak, dan saya merasa siap. Orang-orang juga mengkritik (Pep) Guardiola dan (Zinedine) Zidane sebelum mereka memimpin Barca dan Real Madrid.”

“Tapi sekarang pelatihnya adalah Koeman dan Anda harus menghormati itu. Saya tidak mau terus-terusan ada perdebatan soal itu.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *